Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo teman-teman! Hari ini kita akan membedah cara memahami wacana P P U. Ingat, wacana bukan sekadar kumpulan kalimat, tapi merupakan satuan bahasa yang utuh dan padu.
Pertama, ada Kohesi atau kepaduan bentuk. Ibarat semen yang merekatkan bata, kohesi menghubungkan kalimat a dan b menggunakan kata rujukan atau kata ganti seperti ini, itu, dia, atau mereka.
Kedua, ada Koherensi atau kepaduan makna. Ini ibarat desain atau alur logika teks. Contohnya, hubungan sebab akibat seperti hujan deras yang mengakibatkan banjir. Intinya, harus ada hubungan logis antar kalimat!
Biar gampang ingat, pakai prinsip B A T A. B untuk Bentuk atau kohesi, A untuk Alur atau hubungan logis, T untuk Topik atau gagasan utama, dan A untuk Amanat alias kesimpulan atau inferensi.
Nah, begini alur cepat menjawabnya. Satu, baca kalimat pertama dan akhir. Dua, cari kata yang sering diulang. Tiga, hubungkan dengan konjungsi. Hasilnya, gagasan utama pasti langsung ditemukan!
Jadi ingat ya, wacana itu perpaduan antara bentuk dan makna. Kuasai prinsip B A T A ini untuk meraih skor U T B K yang maksimal!