Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo teman-teman farmasi semester dua! Hari ini kita akan membahas kromatografi sebagai metode pemisahan fisik komponen berdasarkan perbedaan kecepatan migrasi antar dua fase dalam sistem distribusi.
Dalam kromatografi ada dua komponen utama. Pertama, fase diam atau stationary phase, yaitu zat padat atau cair yang tertahan. Kedua, fase gerak atau mobile phase, yaitu pelarut atau eluen yang membawa zat tersebut.
Interaksi zat ditentukan oleh hukum distribusi dengan koefisien distribusi ka besar. Rumusnya adalah ka sama dengan ce es dibagi ce em, di mana ce es adalah konsentrasi pada fase diam dan ce em adalah konsentrasi pada fase gerak.
Contohnya pada Kromatografi Lapis Tipis atau Ka El Te, kita mencari nilai Retardasi Faktor atau er ef. Rumusnya adalah jarak zat dibagi jarak eluen, atau secara visual er ef sama dengan a dibagi b.
Aplikasi di farmasi meliputi identifikasi senyawa aktif, uji kemurnian bahan baku obat, hingga pemisahan campuran multikomponen. Semangat belajarnya ya, calon Apoteker!
Itulah dasar kromatografi yang harus kamu kuasai. Pahami perbedaan fasenya dan selalu teliti dalam perhitungan nilai er ef di laboratorium nanti!