Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran nggak, uang dua puluh ribu yang kamu pakai buat beli es kopi susu hari ini, ujung-ujungnya bisa balik lagi ke dompetmu bulan depan?
Kamu kasih dua puluh ribu, kamu dapat es kopi. Tempat terjadinya pertukaran inilah yang kita sebut sebagai Pasar Produk atau pasar barang dan jasa.
Sekarang lihat nasib uang dua puluh ribu tadi dari sisi warung kopi. Agar bisa bikin kopi terus, si bos butuh tenaga peracik, dia butuh orang nyata.
Bos merekrut temanmu jadi barista. Interaksi bos mencari pekerja dan temanmu menawarkan tenaganya inilah yang disebut Pasar Faktor Produksi atau pasar input.
Dari uang dua puluh ribu tadi ditambah pembeli lain, bos membayar gaji bulanan si barista. Uang pun kembali ke kelompok Rumah Tangga.
Banyak yang mengira pasar harus berbentuk bangunan fisik. Salah! Saat kamu pesan via ojol atau interview lewat Zoom, itu sudah merupakan pasar!
Barista tadi pakai gaji hasil bikin kopi untuk beli casing hape di toko onlinemu. Uangnya muter lagi kan?
Inilah siklus melingkar ekonomi. Uang mengalir dari Pasar Produk, membiayai Pasar Input, dan kembali ke Rumah Tangga. Ekonomi itu uang yang terus berputar!