Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran nggak, gimana caranya manusia bisa tahu pasti kalau bumi berputar mengelilingi matahari, padahal kita merasa diam saja di atasnya?
Coba perhatiin. Ilmuwan melihat apel jatuh, lalu mengukur waktunya pakai stopwatch. Dia mengulanginya berkali-kali untuk dapat data yang akurat.
Langkah kerja yang sistematis ini disebut Fisika sebagai Proses, atau yang sering kita kenal dengan metode ilmiah.
Tapi, gimana kalau eksperimennya gagal? Ilmuwan yang baik tetap mencatat data kegagalan itu apa adanya, tanpa dimanipulasi.
Kejujuran dan rasa ingin tahu inilah yang disebut Fisika sebagai Sikap. Mentalitas dasar yang wajib dimiliki.
Dari eksperimen yang jujur tadi, akhirnya terbitlah buku berisi rumus-rumus, seperti Rumus Gravitasi Newton yang terkenal itu.
Fakta, hukum, dan rumus inilah yang dikategorikan sebagai Fisika sebagai Produk. Hasil akhir yang kita pelajari.
Banyak yang salah paham, mengira fisika itu cuma menghafal rumus. Padahal, rumus itu nggak akan ada tanpa sikap dan proses yang benar!
Jadi, rasa ingin tahu mendorong eksperimen, hingga menghasilkan teori yang menjawab pertanyaan kita di awal tadi.