Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu menyiram tanaman pot yang sudah layu lemas, lalu dalam beberapa jam daunnya secara ajaib kembali segar dan tegak berdiri? Rahasianya ada di dalam sini.
Kalau daun ini kita perbesar, makhluk hidup tersusun atas bata-bata mikroskopis bernama sel. Inilah teori sel, unit dasar kehidupan.
Isi sel itu mirip balon berisi sup. Ada air dan mineral sebagai komponen anorganik, bercampur karbohidrat, lemak, dan protein sebagai komponen organik.
Nah, bakteri itu prokariotik, ibarat kamar kos studio tanpa sekat pelindung DNA. Beda dengan sel eukariotik yang kayak rumah mewah, punya ruang brankas khusus untuk DNA.
Sel tumbuhan itu tangguh, punya dinding sel kayak pagar beton dan kloroplas. Sel hewan, seperti sel kita, lebih fleksibel tanpa dinding sel.
Di dalam sel ada organel yang bekerja bak pabrik. Nukleus itu bosnya, mitokondria generator listriknya, dan badan golgi bagian pengepakannya.
Pabrik ini punya gerbang, yaitu membran sel. Bentuknya fosfolipid bilayer, kayak sandwich lemak dua lapis dengan pintu-pintu protein di antaranya.
Zat bisa masuk lewat transpor pasif, seperti difusi. Molekul mengalir alami dari tempat padat ke sepi tanpa butuh energi, kayak tetesan sirup di air.
Sebaliknya, transpor aktif itu ibarat dorong gerobak ke tanjakan. Memompa zat ke tempat yang sudah penuh butuh bahan bakar, yaitu energi ATP.
Hati-hati! Banyak minum air nggak bikin semua sel meledak. Sel hewan memang bisa pecah, tapi sel tumbuhan aman karena ditahan dinding sel.
Jadi, air masuk ke sel tumbuhan lewat osmosis, mengisi sel hingga kencang dan menekan dinding sel. Itulah yang bikin tanaman layu tadi kembali tegak!