Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran kenapa saat harga bensin naik sedikit saja, harga mie ayam langgananmu ikut naik? Uang jajan bulananmu terbatas jadi nggak bisa beli semua barang. Sama seperti negara yang sumber dayanya terbatas untuk rakyat. Inilah konsep kelangkaan.
Ilmu ekonomi dibagi dua. Keputusanmu memilih es kopi dibanding teh, itu adalah Mikro. Tapi, jika jutaan orang kena PHK sehingga daya beli kopi turun se-Indonesia, nah itu Makro.
Dalam ekonomi, setiap pilihan ada harganya. Kamu memilih kuliah empat tahun. Biayanya bukan cuma UKT, tapi juga gaji yang hilang karena kamu tidak bekerja selama masa itu. Inilah yang disebut Biaya Kesempatan.
Orang juga bertindak karena dorongan. Saat pemerintah memberi potongan harga tujuh juta untuk motor listrik, orang berbondong-bondong beralih dari motor bensin. Artinya, orang merespons Insentif.
Makroekonomi mengurus penyakit ekonomi negara. Misalnya saat pabrik garmen tutup massal yang menyebabkan Pengangguran, atau saat harga sembako naik tak terkendali tiap tahun yang disebut Inflasi.
Hati-hati jebakan logika. Berpikir bahwa menabung semua uang di bawah kasur itu selalu baik adalah salah! Faktanya, jika semua orang berhenti belanja, pabrik tidak laku, dan pengangguran justru meledak.
Itulah kenapa pemerintah mengatur harga bensin. Karena satu variabel makro bisa memengaruhi inflasi, pengangguran, dan pada akhirnya menentukan stabilitas ekonomi seluruh warga negara.