Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu membayangkan daun sebagai panel surya raksasa yang mengubah cahaya matahari menjadi baterai penuh energi untuk memasak makanan?
Proses ini terjadi di membran tilakoid. Coba kita perbesar daun ini ke dalam kloroplas. Di dalamnya ada tumpukan benda hijau mirip panekuk yang kita sebut tilakoid.
Semuanya dimulai di Fotosistem dua. Cahaya matahari menghantam klorofil, melontarkan elektron berenergi tinggi. Untuk mengganti elektron ini, air dipecah.
Elektron yang melompat tadi ditangkap oleh Plastoquinon atau Pq. Anggap saja Pq ini taksi otonom yang mengangkut elektron menuju stasiun berikutnya.
Stasiun berikutnya adalah Kompleks Sitokrom. Di sini, energi dari elektron digunakan seperti pompa air listrik, memompa ion H plus ke dalam tilakoid sampai penuh sesak.
Elektron yang kehabisan tenaga dibawa oleh Plastosianin ke Fotosistem satu. Di sini, elektron kembali disinari cahaya dan dilontarkan dengan energi penuh.
Elektron bertenaga tinggi ini lalu ditangkap oleh enzim dan dibungkus aman ke dalam wadah bernama NADPH. Ini adalah baterai pertama kita.
Ingat ion H plus yang penuh sesak tadi? Mereka mendobrak keluar lewat enzim ATP sintase. Putarannya menghasilkan baterai kedua yaitu ATP.
Awas jebakan! Jangan kira tanaman sengaja membuat oksigen untuk kita bernapas. Oksigen murni hanyalah limbah pembuangan dari pemecahan air di awal tadi!
Jadi, panel surya biologis ini memecah air dan memompa ion untuk mengisi penuh dua baterai, yaitu ATP dan NADPH, yang siap dipakai di reaksi gelap!