Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo Deswita! Hari ini kita akan belajar tentang Bilangan Oksidasi atau Biloks. Biloks adalah muatan relatif suatu atom dalam unsur atau senyawa kimia. Memahami biloks sangat penting untuk menyetarakan reaksi redoks nantinya.
Mari masuk ke aturan dasar pertama. Unsur bebas seperti F e, O dua, H dua, dan S delapan memiliki biloks nol. Kedua, ion monoatomik biloksnya sesuai muatan, contohnya natrium plus satu dan klorida minus satu. Ketiga, total biloks senyawa netral seperti H dua O atau H dua S O empat adalah nol.
Aturan kedua melibatkan unsur spesifik. Logam golongan satu A selalu plus satu dan dua A selalu plus dua. Fluorin selalu minus satu. Hidrogen umumnya plus satu, oksigen umumnya minus dua, dan untuk ion poliatomik, total biloksnya sama dengan muatan ion tersebut.
Mari kita terapkan! Contoh satu: mencari biloks S dalam H dua S O empat. Kita buat persamaannya: dua kali biloks H, tambah satu S, tambah empat kali biloks O sama dengan nol. Masukkan nilainya: dua kali plus satu, tambah S, tambah empat kali minus dua sama dengan nol. Dua tambah S minus delapan sama dengan nol, sehingga biloks S adalah plus enam.
Contoh dua: biloks M n dalam M n O empat minus. Karena bermuatan minus satu, maka M n tambah empat kali oksigen sama dengan minus satu. M n tambah empat kali minus dua sama dengan minus satu. M n minus delapan sama dengan minus satu, jadi biloks M n sama dengan plus tujuh.
Sebagai kesimpulan, ingat tiga hal ini. Pertama, hafalkan aturan prioritas untuk H, O, golongan satu A, dua A, dan Fluorin. Kedua, total biloks senyawa netral adalah nol. Ketiga, total biloks ion poliatomik harus sama dengan muatan ionnya.
Itulah cara menentukan biloks dengan mudah. Sekarang kamu sudah siap untuk lanjut ke tahap penyetaraan reaksi. Sampai jumpa di video berikutnya!