Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah dengar bedanya kalimat ayo makan, Budi dan ayo makan Budi? Ya, satu koma kecil ternyata bisa menyelamatkan nyawa Budi dari kanibalisme!
Kita mulai dari titik. Titik itu penghenti dasar. Coba lihat kalimat Budi lari ini. Titik wajib dipakai untuk menandai akhir kalimat pernyataan.
Selain di akhir kalimat, titik dipakai pada angka dan singkatan. Misalnya, sebagai pemisah ribuan pada harga barang, dan penanda singkatan umum seperti a.n.
Hati-hati, ada jebakan! Kapan titik dilarang? Titik haram dipakai pada akhir judul tulisan, dan di belakang simbol satuan ukuran seperti kilogram.
Sekarang bahas koma. Fungsi pertamanya untuk pemerincian. Kalau merinci apel, jeruk, dan mangga, koma wajib ada sebelum kata dan karena lebih dari dua rincian.
Koma juga memisahkan anak kalimat. Kalau anak kalimat di depan seperti karena hujan, Budi tidur, pakai koma. Kalau induk di depan, koma tidak perlu.
Koma berpasangan dipakai untuk aposisi atau keterangan tambahan. Contohnya Budi, ketua kelas, rajin. Bagian yang diapit koma ini bisa dihilangkan tanpa merusak kalimat.
Jebakan fatal! Koma haram memisahkan subjek panjang dari predikatnya. Kalimat buku yang tebal itu, sangat mahal adalah salah besar, jangan dipisah koma!
Ingat ya! Titik untuk mengakhiri atau menyingkat, koma untuk merinci atau menjeda. Pastikan tanda bacamu pas, supaya Budi aman dan skormu maksimal!