Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Fitur
Halo semuanya! Hari ini kita akan membahas Modus Tollens dalam Logika Wacana. Teknik ini adalah cara penarikan kesimpulan yang sering muncul dalam soal wacana argumentasi, terutama saat premis pertama diingkari oleh fakta.
Mari kita lihat struktur logikanya. Premis satu adalah p maka q. Kemudian premis dua adalah negasi q atau ingkaran dari q. Dari sini, kita mendapatkan kesimpulan sah yaitu negasi p.
Contoh penerapannya: Premis satu, jika hujan maka jalan basah. Namun pada premis dua, ternyata faktanya jalanan kering atau tidak q. Maka simpulannya adalah hari tidak hujan atau tidak p.
Perhatikan visualnya, karena kondisi jalan yang basah tidak terpenuhi, maka sumber penyebabnya yaitu awan hujan juga ikut kita ingkari atau kita coret.
Dalam analisis wacana PPU, modus tollens digunakan untuk menguji kebenaran argumen penulis, menentukan simpulan logis pada teks rumpang, serta mengevaluasi hubungan antar kalimat dalam teks.
Ingat pola ini! Jika p maka q, dan q terbukti salah, maka p juga pasti salah. Prinsipnya sederhana: jika akibatnya salah, maka sebabnya pun pasti salah. Semangat belajarnya, teman-teman!