Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah mikir kenapa kapal pesiar yang terbuat dari puluhan ribu ton baja bisa mengapung santai di lautan, sementara sebatang paku baja sepuluh gram langsung tenggelam?
Coba perhatiin. Masalahnya bukan di berat benda. Bantal ini isinya satu kilogram kapas, ukurannya gede banget. Bandingin sama pemberat timbangan satu kilogram besi yang cuma sekepal tangan.
Bedanya ada di kepadatan ruang. Lihat kotak besi ini, kelerengnya padat berdesakan. Sedangkan di kotak kapas, kelerengnya renggang dan berjarak. Ini namanya massa jenis.
Kalau dibikin rumus, jumlah kelereng tadi itu massa atau m. Ukuran kotaknya adalah volume atau V. Jadi, massa jenis atau rho sama dengan m dibagi V.
Banyak yang salah kira, syarat benda mengapung itu kalau massanya lebih ringan dari air. Salah ya! Syarat sebenarnya adalah massa jenis rata-rata benda harus lebih kecil dari air.
Nah, balik ke kapal baja tadi. Coba bedah lambungnya. Ternyata sembilan puluh persen isinya cuma udara! Massa jenis udara kan sangat rendah.
Kesimpulannya, massa jenis total kapal, gabungan baja dan udara, jadi lebih kecil dari air. Makanya dia mengapung. Sementara paku tenggelam karena murni baja padat tanpa rongga udara.