Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Kenapa air H dua O santai berwujud cair di gelasmu, tapi hidrogen sulfida atau H dua S yang bentuk molekulnya kembar malah berwujud gas bau kentut di suhu ruang yang sama?
Kuncinya ada di beda ikatan dalam molekul versus gaya antar molekul. Bayangkan tubuhmu itu ikatan kimia inti, nah gandengan tangan sama temanmu itu gaya antar molekul.
Gaya paling lemah itu Gaya London. Ibarat penumpang KRL yang tiba-tiba terdorong ke satu sisi gerbong membentuk kutub sementara. Ini terjadi di molekul non-polar seperti metana.
Lalu ada Gaya Dipol-Dipol. Kutubnya bukan kebetulan lagi, tapi permanen! Karakter molekul H C l kayak pakai topi magnet plus dan minus yang saling nempel.
Yang terkuat adalah Ikatan Hidrogen. Ini kayak gandengan tangan yang dilem super kuat pada air. Syaratnya: atom H nempel langsung ke F, O, atau N.
Awas jebakan! Mendidihkan air itu tidak memecah H dua O jadi gas hidrogen dan oksigen. Mendidih hanya melepaskan gandengan antar molekulnya, bukan memutilasi karakternya!
Coba tes. Mana yang titik didihnya lebih tinggi: Metana C H empat, atau Amonia N H tiga?
Metana itu simetris, jadi cuma punya gaya London yang lemah. Sedangkan Amonia punya hidrogen yang nempel ke nitrogen, jadi ada ikatan hidrogen yang kuat. Pasti amonia menang telak!
Jadi, H dua O cair karena punya ikatan hidrogen si gandengan super. Sedangkan H dua S cuma punya dipol-dipol biasa, gampang lepas dan terbang jadi gas bau!