Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu membayangkan punya pabrik daur ulang, gudang, sekaligus unit detoks di dalam perutmu yang bekerja dua puluh empat jam tanpa henti?
Kenalan dulu sama wujud aslinya. Hepar terletak di bawah tulang rusuk kanan atas. Bagian utamanya terbagi dua, ada lobus kanan yang besar, dan lobus kiri yang lebih kecil.
Saat kamu makan donat manis atau minum obat, hepar langsung kerja. Kelebihan gula disimpan jadi glikogen di gudang, dan bahan kimia obat langsung didetoks atau dinetralisir.
Darah dari usus masuk lewat vena porta. Ini ibarat truk kargo yang mengantar nutrisi dan racun untuk disortir oleh sel-sel hepar.
Dari proses penyortiran tadi, setiap hari hepar memproduksi sekitar satu liter cairan hijau kekuningan. Cairan ini kita sebut cairan empedu.
Empedu ini bekerja persis seperti sabun cuci piring. Dia akan memecah gumpalan lemak ayam goreng menjadi tetesan kecil agar mudah dicerna usus.
Tapi awas, jangan mengira empedu cuma untuk cerna lemak. Faktanya, hepar membuang sampah bilirubin atau bangkai sel darah merah ke empedu. Inilah yang memberi warna coklat pada fesesmu!
Jadi kesimpulannya, mulai dari membagi lobus, menyortir darah, sampai mengekskresikan empedu untuk pencernaan dan pembuangan, hepar adalah pabrik daur ulang paling esensial di tubuhmu.