Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah pusing menatap teks Arab gundul di buku kuliah, atau nge-blank saat disuruh menulis paragraf bahasa Arab dari nol?
Tenang, di kuliah ada dua matkul fondasi bahasa Arab: Qira'ah untuk membaca, dan Kitabah untuk menulis.
Coba perhatiin contoh Qira'ah ini. Kamu bakal dikasih potongan artikel berita tanpa harakat, misalnya berita ekonomi.
Di sini, kamu nggak cuma mengeja. Intinya adalah pemahaman bacaan. Kamu harus menebak harakat dari konteks dan mencari ide pokoknya.
Nah, kalau Kitabah, contohnya kayak gini. Kamu punya sekumpulan kosakata acak, lalu disuruh merangkainya jadi draf surat resmi.
Jadi, Kitabah itu bukan belajar nulis huruf cantik ya. Fokusnya adalah mengarang atau komposisi, dari kalimat sampai esai utuh.
Awas jebakan! Jangan kira asal hafal kamus, pasti bisa baca atau nulis. Tanpa tahu tata bahasa, terjemahannya bakal berantakan.
Dua matkul ini bersinergi. Qira'ah menyuplai kosakata sebagai input, lalu Kitabah melatih penggunaannya sebagai output.
Intinya, kuasai Qira'ah dan Kitabah. Teks gundul tak lagi menakutkan, dan menulis esai Arab jadi semudah merangkai puzzle.