Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah dengar ibu hamil yang mendadak kejang atau koma padahal sebelumnya sehat walafiat, hanya karena tekanan darahnya tiba-tiba melonjak drastis?
Bayangkan dari dua puluh ibu hamil di klinik, satu orang pasti terkena. Ini adalah salah satu penyebab utama kematian ibu di dunia.
Tensi seratus empat puluh per sembilan puluh itu tergolong ringan. Tapi kalau tensi tembus seratus enam puluh per seratus sepuluh ditambah sakit kepala hebat, itu sudah preeklamsia berat.
Siapa yang paling rentan? Ibu hamil kembar, usia di atas tiga puluh lima tahun, atau punya obesitas, memiliki beban rahim yang lebih tinggi.
Akar masalahnya ibarat menanam pohon di tanah dangkal. Akar atau plasenta tidak menancap dalam ke dinding rahim. Secara medis ini disebut invasi trofoblas abnormal.
Karena aliran darah seret seperti selang terjepit, plasenta jadi sesak napas dan membuang zat beracun ke aliran darah ibu.
Zat beracun ini merusak lapisan dalam pembuluh darah ibu. Akibatnya, pembuluh darah menjadi kaku dan bocor di mana-mana.
Banyak yang mengira preeklamsia itu cuma darah tinggi bawaan. Salah besar! Ini penyakit sistemik yang merusak organ seperti ginjal, tensi naik hanya salah satu akibatnya.
Pembuluh kaku bikin tensi naik. Pembuluh bocor bikin kaki bengkak atau edema, dan protein penting terbuang lewat urin.
Kesimpulannya, tensi melonjak dan ancaman kejang tadi bersumber dari plasenta bermasalah. Makanya, satu-satunya obat penyembuh preeklamsia adalah melahirkan bayi dan plasentanya.