Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu membayangkan bagaimana kedai kopi favoritmu bisa menyajikan ratusan cangkir sehari tanpa kehabisan biji kopi, rutin membayar gaji barista, dan tetap untung?
Inti dari bisnis adalah pertukaran nilai. Kamu memberikan uang tiga puluh ribu, dan ditukar dengan secangkir kopi enak serta tempat nyaman.
Tapi coba bayangkan kalau mereka tidak diatur. Susu bisa basi karena beli terlalu banyak, dan barista bingung siapa yang jaga kasir. Kekacauan ini terjadi tanpa manajemen.
Untuk mencegahnya, butuh langkah pertama: Planning atau Perencanaan. Misalnya, memprediksi akhir pekan akan ramai, jadi mereka pesan ekstra dua puluh kilogram biji kopi.
Setelah rencana ada, masuk ke Organizing atau Pengorganisasian. Membagi tugas nyata: si A khusus menjaga mesin espresso, si B khusus di kasir.
Rencana di atas kertas butuh aksi nyata manusia, inilah Actuating atau Pengarahan. Pemilik menyemangati barista saat jam sibuk agar tetap ramah melayani.
Terakhir, Controlling atau Pengendalian untuk evaluasi. Menghitung uang di kasir saat tutup, apakah sesuai dengan target harian yang direncanakan?
Banyak yang berpikir bisnis itu cuma asal jualan barang. Padahal, tanpa mengatur sumber daya, jualan laku pun usahamu bisa bangkrut.
Jadi, bisnis adalah menciptakan nilai. Dan manajemen dengan prinsip P O A C adalah cara mengatur orang dan bahannya agar kedai kopimu tetap buka dan untung!