Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu minum obat maag dan perutmu yang tadinya perih melilit tiba-tiba terasa lega dalam hitungan menit?
Coba kita intip ke dalam perut. Di sana ada molekul asam lambung, atau H C l, berhadapan langsung dengan molekul obat maag, M g O H dua.
Inti reaksinya adalah transfer. Atom H plus pada H C l melompat dan dilempar seperti bola panas ke molekul obat maag.
Dari sini muncul aturan kimianya. Asam adalah pihak pelempar atau donor H plus, sedangkan basa adalah penangkap atau akseptor H plus.
Sekarang perhatikan sisa molekul setelah bola dilempar. H C l yang kehilangan H plus kini menjadi C l minus. Ini disebut basa konjugasi.
Banyak yang salah mengira semua basa wajib punya ion O H minus di rumusnya. Tentu saja itu salah! Amonia atau N H tiga, meski tak punya O H minus, tetap basa karena menangkap H plus dari air.
Hasil akhir reaksi ini adalah netralisasi. H plus dan O H minus bergabung menjadi molekul air atau H dua O yang netral dan aman.
Kesimpulannya, rasa perih hilang karena jutaan bola H plus jahat dari asam lambungmu sukses ditangkap oleh obat maag.