Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran nggak, kenapa atom Karbon yang secara teori cuma punya dua elektron jomblo, malah bisa mengikat empat atom Hidrogen sekaligus membentuk gas metana?
Karbon punya konfigurasi akhir dua s dua, dua p dua. Cuma ada dua elektron tak berpasangan. Harusnya cuma bisa buat dua ikatan, tapi kenapa nyatanya empat?
Bayangkan satu kamar VIP s dan tiga kamar standar p. Dindingnya dijebol, lalu dilebur jadi empat kamar suite yang identik bentuk dan luasnya.
Prosesnya mulai dari eksitasi. Satu elektron dari kamar s yang berpasangan, melompat ke kamar p yang kosong. Sekarang ada empat elektron jomblo.
Lalu terjadi hibridisasi. Kamar satu s dan tiga p tadi dilebur. Lahirlah empat orbital baru yang sama persis, disebut sp tiga.
Karena ada empat awan elektron yang saling tolak-menolak sejauh mungkin, bentuk molekulnya jadi seperti tripod kamera, atau tetrahedral.
Variasi lain, jika yang dilebur cuma satu s dan satu p, jadinya sp, bentuknya lurus. Jika satu s dan dua p, jadinya sp dua, bentuk segitiga datar.
Ada trik cepat. Hitung pasangan tetangga atau domain elektron. Domain sama dengan pasangan elektron ikatan ditambah pasangan elektron bebas.
Contohnya amonia. N punya lima elektron valensi, tiga dipakai berikatan, sisa dua elektron jadi satu pasang bebas. Total domain empat, berarti hibridisasinya sp tiga!
Awas jebakan! Jangan mengira ikatan rangkap dihitung dobel. Ikatan rangkap pada molekul seperti CO2 tetap dihitung sebagai satu domain saja.
Kesimpulannya, Karbon bisa mengikat empat Hidrogen karena ia meleburkan orbital s dan p-nya menjadi hibridisasi sp tiga yang siap menerima empat tamu.