Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo teman-teman! Hari ini kita akan mempelajari materi Mengevaluasi dan Merefleksi dalam Literasi Bahasa Indonesia. Fokus topik kita kali ini adalah mengevaluasi kekuatan argumen dalam sebuah teks.
Perhatikan teks berikut: Penggunaan gawai berlebih pada anak dapat menghambat kognitif karena kurangnya stimulasi sensorik dari lingkungan fisik. Pertanyaannya, mana pernyataan yang dapat memperlemah argumen tersebut?
Untuk mengevaluasi argumen, kita perlu melakukan tiga langkah: pertama, cari klaim utama. Kedua, cari bukti atau alasan pendukungnya. Dan ketiga, cari di mana letak kelemahan argumen tersebut agar kita bisa menimbangnya secara adil.
Mari kita analisis opsinya. Opsi A menyebut gawai mahal, ini tidak relevan dengan kognitif. Opsi B menyebut radiasi merusak mata, ini justru memperkuat dampak negatif. Sedangkan opsi C menyatakan aplikasi edukatif memberikan stimulasi kognitif.
Mengapa C benar? Argumen awal menyatakan gawai sama dengan nol stimulasi. Namun, opsi C membuktikan bahwa gawai justru memberikan stimulasi. Karena argumen awal terpatahkan, maka jawaban yang paling tepat adalah C.
Demikian pembahasan kita tentang cara mematahkan argumen dalam teks literasi. Tetap semangat belajar dan sampai jumpa di pembahasan soal berikutnya!