Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran nggak, gimana sel di akar rambutmu tahu persis cara meracik pigmen warna hitam tanpa pernah salah resep?
DNA itu ibarat buku resep rahasia tebal di dalam inti sel. Inti sel ini kayak perpustakaan terkunci, buku aslinya nggak boleh dibawa keluar sama sekali.
Kalau buku resep DNA ini dibuka, ada dua pita yang saling melengkapi. Pita cetakan ibarat karet stempel, itu Antisense. Hasil cap tulisannya, itu pita Sense.
Karena DNA nggak bisa keluar, selembar kertas masuk buat menjiplak stempel Antisense tadi. Kertas fotokopian ini namanya mRNA. Urutan hurufnya sama persis dengan Sense, cuma huruf T diganti U.
Nah, mRNA ini sampai di dapur sel, yaitu ribosom. Koki di sana membaca resepnya selalu per tiga huruf, misalnya A U G. Tiga huruf di mRNA ini disebut Kodon.
Kemudian, asisten koki bernama tRNA datang bawa bahan baku asam amino. Biar nggak salah taruh, tRNA punya barcode pasangan, misalnya U A C, yang pas nempel di Kodon. Barcode ini namanya Anti-kodon.
Awas jebakan ujian! Sering banget tertukar. Ingat ya, Anti-sense itu ada di DNA di dalam inti sel. Sedangkan Anti-kodon ada di tRNA di luar inti sel. Jangan sampai kebalik!
Jadi, asam amino yang diantar tRNA tadi bergabung jadi protein utuh. Rambut hitammu itu hasil fotokopi jitu mRNA dari Sense DNA, yang diterjemahkan sempurna oleh Anti-kodon tRNA.