Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu melihat kaca jendelamu hancur dan refleks berteriak 'Jendelanya dipecahkan!' tanpa tahu sama sekali siapa pelakunya?
Kita ubah fokusnya. Daripada mikirin 'seseorang memecahkan jendela', kita fokus ke korbannya, yaitu 'jendela dipecahkan'.
Apalagi kalau kejadiannya sudah lewat. Jadi kalimatnya ditambahkan keterangan waktu menjadi 'jendela dipecahkan tadi malam'.
Dalam bahasa Inggris, kalimat ini diterjemahkan menjadi 'The window was broken last night'.
Dari contoh ini, rumusnya gampang. Subjek ditambah was atau were, lalu diikuti kata kerja bentuk ketiga atau verb tiga.
Kalau jendelanya lebih dari satu, beda lagi. 'Three windows' itu jamak, jadi pakai 'were', bukan 'was'.
Hati-hati, jangan cuma pakai verb dua tanpa to be. Kalau kamu bilang 'The window broke', artinya jendelanya memecahkan dirinya sendiri!
Intinya, gunakan was atau were ditambah verb tiga untuk kejadian pasif di masa lalu. Sekarang kamu bisa lapor polisi, 'Sir, my windows were broken!'