Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah nggak jarimu tak sengaja menyentuh panci panas, lalu tanganmu refleks menarik diri dengan cepat dan tiba-tiba kamu berkeringat dingin?
Semuanya berawal dari sini. Panci mengenai kulit terluar, yaitu epidermis. Lalu panasnya terdeteksi oleh sensor di lapisan tengah atau dermis. Bantalan lemak terdalam, hipodermis, bertugas menahan benturan.
Dari dermis, sinyal panas menjalar lewat jaringan kabel di lengan, yang disebut saraf perifer. Sinyal ini melesat menuju jalur komando di punggung, yaitu sumsum tulang belakang atau medula spinalis.
Di saat genting, medula spinalis nggak nunggu aba-aba otak. Dia langsung memantulkan perintah 'Tarik tangan!' ke otot, menyelamatkan jarimu seketika.
Nah, sisa sinyal baru tiba di pusat atas, yaitu otak besar atau cerebrum. Barulah di momen ini kamu sadar dan teriak 'Aduh!' karena rasa sakitnya baru diproses.
Gimana sinyal bisa melesat secepat itu? Pesan berpindah antar sel saraf menggunakan molekul kimia penyeberang, namanya neurotransmitter. Dia melompat bagai kurir paket antar tebing.
Hati-hati jebakan soal UTBK! Sering dikira gerak refleks ditarik tangan itu diproses di otak. Salah! Ingat ya, refleks diproses di medula spinalis.
Kembali ke kulit. Akibat panas panci dan stres kaget, kelenjar di dermis memompa keringat ke permukaan untuk mendinginkan tubuhmu.
Rangkum ya. Panci panas di kulit mengirim sinyal perifer via neurotransmitter ke medula spinalis untuk refleks, lalu otak menyadarinya dan kelenjar mengatur suhu tubuhmu!