Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari Kaidah Pencacahan untuk menghitung banyaknya kemungkinan suatu kejadian. Kita bisa membayangkannya dengan menggunakan kotak atau slot kemungkinan seperti ini.
Ada dua konsep utama, yaitu Permutasi yang memperhatikan urutan dengan rumus n P r sama dengan n faktorial per n kurang r faktorial, dan Kombinasi untuk yang tanpa urutan dengan rumus n C r.
Perhatikan contoh soal UTBK ini. Dari tujuh orang calon pengurus OSIS, akan dipilih seorang ketua, sekretaris, dan bendahara. Di sini kita ketahui nilai n sama dengan tujuh.
Analisisnya, karena jabatan yang dipilih berbeda, maka urutan menjadi penting. Jadi, kita gunakan aturan permutasi dengan n sama dengan tujuh dan r sama dengan tiga.
Untuk perhitungannya, tujuh P tiga sama dengan tujuh faktorial per tujuh dikurang tiga faktorial. Setelah disederhanakan menjadi tujuh dikali enam dikali lima, hasilnya adalah dua ratus sepuluh cara.
Ingat tips ini: Gunakan permutasi jika urutan penting seperti pemilihan jabatan, dan gunakan kombinasi jika urutan bersifat acak seperti dalam pembentukan tim atau kelompok.
Itulah dasar kaidah pencacahan. Terus berlatih agar semakin mahir, dan sampai jumpa di pembahasan soal berikutnya!