Sekarang kita modelkan secara dua dimensi. Pertama, cari posisi bayangan puncak patung atau x t. Dengan kesebangunan, x t per empat sama dengan dua per empat dikurangi dua koma lima, maka x t adalah delapan per satu koma lima atau enam belas per tiga. Kedua, bayangan dasar patung atau x b dihitung dengan x b per empat sama dengan dua per empat dikurangi satu, sehingga x b sama dengan delapan per tiga.