Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Hari ini kita akan belajar tentang Permutasi dan Kombinasi. Kapan kita menggunakan Permutasi dan kapan kita menggunakan Kombinasi? Kuncinya adalah: URUTAN.
Pertama, Permutasi, di mana urutan itu penting. Ini digunakan saat posisi atau jabatan berbeda. Contohnya, posisi A sebagai Ketua dan B sebagai Wakil, tidak sama dengan B sebagai Ketua dan A sebagai Wakil. Jadi, AB tidak sama dengan BA dan dihitung sebagai dua kejadian berbeda.
Rumusnya adalah P n koma r sama dengan n faktorial dibagi kurung buka n dikurang r kurung tutup faktorial. Contohnya, dari tiga orang dipilih ketua dan wakil, maka P tiga dua sama dengan tiga faktorial dibagi satu faktorial, hasilnya adalah enam.
Kedua, Kombinasi, di mana urutan tidak penting. Digunakan saat memilih tim atau kelompok. Misalnya, tim berisi A dan B itu sama saja dengan tim berisi B dan A. Jadi, AB sama dengan BA dan hanya dihitung sebagai satu kejadian saja.
Rumusnya adalah C n koma r sama dengan n faktorial dibagi r faktorial dikali kurung buka n dikurang r kurung tutup faktorial. Contohnya, memilih tim berisi dua orang dari tiga orang, C tiga dua sama dengan tiga faktorial dibagi dua faktorial dikali satu faktorial, hasilnya adalah tiga.
Kesimpulannya, pada permutasi urutan diperhatikan seperti pada penentuan juara satu, dua, tiga, atau password. Sedangkan pada kombinasi, urutan tidak penting, contohnya saat berjabat tangan atau memilih tim.
Nah, sekarang kalian sudah paham kan perbedaannya? Sampai jumpa di video berikutnya dan semangat belajar!