Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Fitur
Pernahkah terpikir mengapa garam dapur wujudnya kristal kokoh yang aman dimakan, padahal tersusun dari natrium yang meledak di air dan gas klorin yang beracun? Atom berikatan untuk menurunkan energi potensial dan mencapai kestabilan baru.
Gas mulia Neon sangat stabil di alam karena punya delapan elektron luar. Aturan Oktet menyatakan: atom cenderung melepas atau menerima elektron agar punya tepat delapan elektron valensi, atau dua untuk unsur kecil seperti Helium, disebut Duplet.
Jebakan nih! Siswa mengira semua atom wajib berujung delapan elektron. Faktanya, unsur periode tiga ke bawah seperti fosfor bisa punya orbital kosong untuk menampung lebih dari delapan elektron, ini disebut oktet berkembang.
Coba perhatiin atom Magnesium dengan nomor dua belas. Daripada susah menarik enam elektron, lebih hemat energi melepas dua elektron terluarnya, membentuk kation Mg dua plus yang stabil.
Nah, logam yang melepas elektron ini memberikannya ke nonlogam yang butuh elektron. Tarik-menarik elektrostatis yang kuat antara kation positif dan anion negatif inilah yang disebut ikatan ion.
Garam padat tidak menghantar listrik. Namun, saat dilarutkan dalam air, kisi kristalnya hancur sehingga ion-ion bergerak bebas dan menjadi konduktor listrik yang baik. Perhatikan tabel perbandingan ini.
Untuk memprediksi senyawa, lihat muatannya. Aluminium melepas tiga elektron menjadi Al tiga plus. Oksigen menerima dua elektron menjadi O dua minus.
Gunakan kelipatan persekutuan terkecil dari tiga dan dua, yaitu enam. Butuh dua Al dan tiga O agar netral. Jangan tulis muatan di hasil akhir, rumus netralnya adalah Al dua O tiga.
Kesimpulannya, sifat keras dan aman dari kristal garam murni terjadi karena atom saling serah-terima elektron demi mencapai oktet, mengunci mereka dalam struktur kristal ionik yang kokoh.