Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Mari kita bedah soal proyeksi wayang kulit ini secara detail. Di sini ada lampu sorot, wayang, dan layar yang membentuk sistem bayangan.
Pertama, perhatikan konsep kesebangunan. Cahaya membentuk dua segitiga siku-siku yang sebangun. Jarak lampu ke wayang adalah enam puluh sentimeter, sedangkan jarak ke layar adalah seratus lima puluh sentimeter. Kita cari faktor skala k dengan membagi jarak layar dengan jarak wayang. Jadi, k sama dengan seratus lima puluh dibagi enam puluh, hasilnya adalah dua koma lima.
Sekarang soal nomor enam tentang kecepatan pergerakan. Wayang digerakkan ke atas dengan kecepatan sepuluh sentimeter per detik. Karena panjang vertikal membesar dua koma lima kali lipat, maka kecepatannya juga membesar dengan faktor yang sama. Kecepatan bayangan sama dengan k dikali kecepatan wayang, yaitu dua koma lima dikali sepuluh, sama dengan dua puluh lima sentimeter per detik. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.
Lanjut ke soal nomor tujuh mengenai luas area. Ingat, untuk dimensi luas atau dua dimensi, faktor skalanya harus dikuadratkan. Jadi, k kuadrat adalah dua koma lima kuadrat yang hasilnya enam koma dua lima. Luas bayangan sama dengan k kuadrat dikali luas asli, yaitu enam koma dua lima dikali lima ratus sentimeter persegi. Hasilnya adalah tiga ribu seratus dua puluh lima sentimeter persegi. Jawaban yang benar adalah D.
Sebagai kesimpulan, ingat aturan faktor skala ini. Untuk panjang, jarak, dan kecepatan yang bersifat satu dimensi, gunakan k. Namun, untuk skala luas area atau dua dimensi, kita harus menggunakan k kuadrat.
Selesai! Kuncinya adalah mencari faktor perbesaran di awal. Gunakan faktor tersebut langsung untuk kecepatan, dan kuadratkan untuk luas. Semoga penjelasan ini membantu kalian memahami konsep kesebangunan dengan lebih baik!