Pintarly LogoPintarly

Pilih jalurmu

  • Kuliah
  • Sekolah
  • Persiapan PTN
  • TKA
  • CPNS / PPPK
  • Sekolah Kedinasan

Lebih spesifik

  • Ujian Mandiri
  • PPPK
  • SKD
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli UTBK SNBT 2015 Literasi Bahasa Indonesia (LBI)

Soal Asli SNBT 2015 LBI

Literasi Bahasa Indonesia (LBI)30 menit4 soal

Ini 4 soal Literasi Bahasa Indonesia yang benar-benar keluar di UTBK SNBT 2015, bukan soal prediksi dan bukan rekonstruksi. Seluruh naskahnya beserta pilihan jawaban bisa kamu baca langsung di halaman ini, gratis dan tanpa perlu daftar. Untuk mengerjakannya dengan timer, mendapat skor, dan membuka pembahasan tiap nomor, kamu perlu akun Pintarly Premium.

4 soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT 2015

Naskah lengkapnya ada di bawah ini, urut sesuai nomor aslinya. Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka lewat mode pengerjaan.

  1. Bacaan untuk soal nomor 1 dan seterusnya

    (i) Rumpu laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki peluang paling besar untuk dapat mengatasi persoalay kemiskinan. (2) Komoditas ini juga diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang majudan makmur. (3) Pernyataan tersebut berdasarkan pada enam alasan berikut. (4) Pertama, telknik produksi budi daya rumput laut relatif mudah dan murah, risiko gagal panen rendah, produktivitas tinggi, dan panen bisa dilakukan setiap 45 hari. (5) Kedua, rumput laut dapat diproduksi secara massal dengan jumlah yang besar. (6) Ketiga, harga jual rumput laut kering cukup tinggi, sekitar Rp5.000,00-Rp15.000,00/kg. (7) Keempat, rumput laut dapat dengan mudah diproses menjadi bahan jadi untuk industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman, serta bergam industri lainnya. (8) Kelima, pasar untuk rumput laut sangat besar dan terus meningkat. (9) Keenam, rumput laut dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang besar dan luas. (10) Istilah rumput laut lebih sering digunakan untuk alga merah dan alga cokelat. (11) Sebagai sumber alginat, maka alga cokelat banyak hidup di wilayah perairan dingin. (12) Ada beberapa alga cokelat yang memiliki nilai ekoromis tinggi, yaitu Sargasum dan Laminaria. (13) Alga merah, sebagai sumber keraginan dan agar-agar, banyak hidup di wilayah perairan tropis. (14) Alga merah memiliki nilai ekonomis lebih tinggi ketimbang alga cokelat. (15) Sebanyak 50% produksi rumput laut dunia berupa rumput laut cokelat, $ 33 % $ rumput laut merah, dan 17% rumput leut hijau. (16) Pada 2007 produksi rumput laut merah dunia mencapai 5,9 juta ton. (17) Dibandingkan dengan tahun 2006, produksi 2007 mengalami peningkatan 11,5%. (18) Cina merupakan produsen rumput laut merah terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 34%, disusullndonesia $ 29 % $ , lalu Pilipina 25%. (19) Hingga saat ini di Indonesia provinsi penghasil rumput laut terbesar adalah Sulsel, diikuti NTT, Sulteng, lalu Bali. (20) Berikut ini ditampilkan produksi rumput laut di beberapa provinsi di Indonesia.

    Nomor 1

    Tabel Produksi Rumput Laut Basah Menurut Provinsi Tahun 2006-2007 $\begin{tabular}{|l|l|c|c|c|l|} \hline \multirow{2}{*}{ No } & \multirow{2}{*}{ Provinsi } & \multicolumn{3}{c|}{ Tahun (dalam Ton) } & \multirow{2}{*}{\begin{tabular}{c} Rata-Rata % \\ Kenaikan \end{tabular}} \\ \cline { 3 - 5 } & & 2006 & 2007 & 2008 & \\ \hline 1. & Sulawesi Selatan & 433.180 & 630.741 & 690.385 & 27,5 \\ \hline 2. & NTT & 478,114 & 504.699 & 566.495 & 8,9 \\ \hline 3. & Sulawesi Tengah & 170.236 & 190.073 & 208.040 & 10,6 \\ \hline 4. & Bali & 164.687 & 152.226 & 170.860 & 2,3 \\ \hline 5. & Sulawesi Tenggara & 24.380 & 81.787 & 89.510 & 122,5 \\ \hline \end{tabular}$ Kesalah penggunaar tanda baca ditemukan pada kalimat...

  1. A.(1)
  2. B.(2)
  3. C.(4)
  4. D.(6)
  5. E.(7)
  • Bacaan untuk soal nomor 2 dan seterusnya

    (1) Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki peluang paling besar untuk dapat mengatasi persoalan kemiskinan. (2) Komoditas ini juga diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang majudan makmur. (3) Pernyataan tersebut berdasarkan pada enam alasan berikut. (4) Pertama, teknik produks: budi daya rumput laut relatif mudah dan murah, risiko gagal panen rendah, produktivitas tinggi, dan panen bisa dilakıkan setiap 45 hari. (5) Kedua, rumput laut dapat diproduksi secara massal dengan jumlah yang besar. (6) Ketiga, harga jual rumput laut kering cukup tinggi, sekitar Rp5.000,00-Rp15.000,00/kg. (7) Keempat, rumput laut dapat dengan mudah diproses menjadi bahan jadi untuk industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman, serta bergam industri lainnya. (8) Kelima, pasar untuk rumput laut sangat besar dan terus meningkat. (9) Keenam, rumput laut dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang besar dan luas. (10) Istilah rumput laut lebih sering digunakan untuk alga merah dan alga cokelat. (11) Sebagai sumber alginat, maka alga cokelat banyak hidup di wilayah perairan dingin. (12) Ada beberapa alga cokelat yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu Sargasum dan Laminaria. (13) Alga merah, sebagai sumber keraginan dan agar-agar, banyak hidup di wilayah perairan tropis. (14) Alga merah memiliki nilai ekonomis lebih tinggi ketimbang alga cokelat. (15) Sebanyak 50% produksi rumput laut dunia berupa rumput laut cokelat, $ 33 % $ rumput laut merah, dan 17% rumput laut hijau. (16) Pada 2007 produksi rumput laut merah dunia mencapai 5,9 juta ton. (17) Dibandingkan dengan tahun 2006, produksi 2007 mengalami peningkatan 11,5%. (18) Cina merupakan produsen rumput laut merah terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 34%, disusulIndonesia $ 29 % $ , lalu Pilipina $ 25 % $ . (19) Hingga saat ini di Indonesia provinsi penghasil rumput laut terbesar adalah Sulsel, diikuti NTT, Sulteng, lalu Bali. (20) Berikut ini ditampilkan produksi rumput laut di beberapa provinsi di Indonesia.

    Nomor 2

    Tabel Produkși Rumput Laut Basah Menurut Provinsi Tahun 2006-2007 $\begin{tabular}{|c|c|c|c|c|c|} \hline \multirow[b]{2}{*}{ No } & \multirow[b]{2}{*}{ Provinsi } & \multicolumn{3}{|c|}{ Tahun (dalam Ton) } & \multirow{2}{*}{\begin{tabular}{c} Rata-Rata % \\ Kenaikan \end{tabular}} \\ \hline & & 2006 & 2007 & 2008 & \\ \hline 1. & Sulawesi Selatan & 433.180 & .630 .741 & 690.385 & 27,5 \\ \hline 2. & NTT & 478,114 & 504.699 & 566.495 & 8,9 \\ \hline 3. & Sulawesi Tengah & 170.236 & 190.073 & 208.040 & 10,6 \\ \hline 4. & Bali & 164.687 & 152.226 & 170.860 & 2,3 \\ \hline 5. & Sulawesi Tenggara & 24.380 & 81.787 & 89.510 & 122,5 \\ \hline \end{tabular}$ Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?

    1. A.Optimalisasi Pemberdayaan dan Komoditas Produksi Rumput Laut
    2. B.Manfaat, Jenis, Nilai Ekonomis, dan Tingkat Produksi Rumput Laut
    3. C.Pengaruh Pasar Rumput Laut terhadap Penyerapan Tenaga Kerja
    4. D.Dampak Budidaya Rumput Laut dalam Pengentasan Kemiskinan
    5. E.Hubungan Nilai Ekonomis dengan Ketersediaan Rumput Laut
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 2.

    Nomor 3

    Tabel Produkși Rumput Laut Basah Menurut Provinsi Tahun 2006-2007 $\begin{tabular}{|c|c|c|c|c|c|} \hline \multirow[b]{2}{*}{ No } & \multirow[b]{2}{*}{ Provinsi } & \multicolumn{3}{|c|}{ Tahun (dalam Ton) } & \multirow{2}{*}{\begin{tabular}{c} Rata-Rata % \\ Kenaikan \end{tabular}} \\ \hline & & 2006 & 2007 & 2008 & \\ \hline 1. & Sulawesi Selatan & 433.180 & .630 .741 & 690.385 & 27,5 \\ \hline 2. & NTT & 478,114 & 504.699 & 566.495 & 8,9 \\ \hline 3. & Sulawesi Tengah & 170.236 & 190.073 & 208.040 & 10,6 \\ \hline 4. & Bali & 164.687 & 152.226 & 170.860 & 2,3 \\ \hline 5. & Sulawesi Tenggara & 24.380 & 81.787 & 89.510 & 122,5 \\ \hline \end{tabular}$ Apa gagasan utama paragraf pertama teks tersebut?

    1. A.Peluang rumput laut mengatasi persoalan kemiskinan.
    2. B.Prospek rumput laut sebagai komoditas unggulan.
    3. C.Penyerapan tenaga kerja melalui budi daya rumput laut.
    4. D.Upaya memakmurkan bangsa melalui budi daya rumput laut.
    5. E.Alasan pemberdayaan rumput laut sebagai komoditas unggul.
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 2.

    Nomor 4

    Tabel Produkși Rumput Laut Basah Menurut Provinsi Tahun 2006-2007 $\begin{tabular}{|c|c|c|c|c|c|} \hline \multirow[b]{2}{*}{ No } & \multirow[b]{2}{*}{ Provinsi } & \multicolumn{3}{|c|}{ Tahun (dalam Ton) } & \multirow{2}{*}{\begin{tabular}{c} Rata-Rata % \\ Kenaikan \end{tabular}} \\ \hline & & 2006 & 2007 & 2008 & \\ \hline 1. & Sulawesi Selatan & 433.180 & .630 .741 & 690.385 & 27,5 \\ \hline 2. & NTT & 478,114 & 504.699 & 566.495 & 8,9 \\ \hline 3. & Sulawesi Tengah & 170.236 & 190.073 & 208.040 & 10,6 \\ \hline 4. & Bali & 164.687 & 152.226 & 170.860 & 2,3 \\ \hline 5. & Sulawesi Tenggara & 24.380 & 81.787 & 89.510 & 122,5 \\ \hline \end{tabular}$ Apa simpulan keseluruhan isi tabel dalam teks tersebut?

    1. A.Persentase kenaikan produksi rumput laut Sulsel lebih tinggi daripada NTT.
    2. B.Provinsi Bali menduduki tingkat keempat dalam produksi rumput laut.
    3. C.Kenaikan produksi rumput laut Sulawesi Tenggara tidak konstan.
    4. D.Produksi rumput laut tertinggi di setiap provinsi terjadi pada 2008.
    5. E.Produksi rumput laut pada lima provinsi setiap tahun naik.
  • Cara memanfaatkan paket ini

    1. 1Baca dulu seluruh soal di halaman ini tanpa melihat jam, supaya kamu tahu tipe dan bobotnya.
    2. 2Catat nomor yang bikin kamu ragu. Itu peta materi yang perlu kamu ulang lebih dulu.
    3. 3Kerjakan paketnya dengan timer menyala lewat tombol Mulai Mengerjakan, biar terasa seperti hari ujian.
    4. 4Setelah skor keluar, buka pembahasan tiap nomor dan bandingkan dengan cara berpikirmu sendiri.
    5. 5Ulangi paket subtes yang sama dari tahun lain untuk melihat pola soal yang berulang.

    Materi yang diuji di Literasi Bahasa Indonesia

    Membaca teks panjang berbahasa Indonesia lalu menyimpulkan gagasan utama, sikap penulis, dan makna tersirat.

    Mau latihan Literasi Bahasa Indonesia yang lebih banyak? Buka semua paket LBI di halaman Latihan.

    Paket soal asli LBI dari tahun lain

    • Soal Asli UTBK SNBT 2026 LBI(6 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2025 LBI(30 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2024 LBI(98 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2023 LBI(29 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2021 LBI(3 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2020 LBI(12 soal)

    Subtes lain dari UTBK SNBT 2015

    • Penalaran Matematika (PM)(2 soal)
    • Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)(4 soal)
    • Pengetahuan Kuantitatif (PK)(26 soal)
    • Literasi Bahasa Inggris (LBE)(14 soal)
    • Penalaran Umum (PU)(21 soal)
    • Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM)(7 soal)

    Pertanyaan yang sering ditanya

    Apakah ini soal asli atau soal prediksi?

    Soal asli. Paket ini berisi 4 soal Literasi Bahasa Indonesia yang keluar di UTBK SNBT 2015, bukan soal karangan, bukan rekonstruksi, dan tingkat kesulitannya tidak diturunkan.

    Apakah soalnya bisa dibaca gratis?

    Bisa. Seluruh 4 soal beserta pilihan jawabannya tampil di halaman ini tanpa perlu daftar atau login. Yang berbayar adalah mode pengerjaannya, bukan naskah soalnya.

    Di mana kunci jawaban dan pembahasannya?

    Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka setelah kamu mengerjakan paket ini memakai akun Pintarly Premium. Keduanya sengaja tidak ditampilkan di halaman ini supaya kamu bisa mengukur kemampuanmu sendiri dulu.

    Apa yang saya dapat dengan Pintarly Premium?

    Kamu bisa mengerjakan paket ini dengan timer, mendapat skor beserta analisis per topik, membuka pembahasan tiap nomor, dan mengulang paketnya sebanyak yang kamu mau.

    Ada paket LBI dari tahun lain?

    Ada. Arsip Soal Asli Pintarly memuat paket UTBK SNBT dari beberapa tahun untuk ketujuh subtes, termasuk Literasi Bahasa Indonesia. Semuanya bisa dibaca gratis lewat halaman arsip.