Bacaan untuk soal nomor 2 dan seterusnya
Sifat periodik unsur merupakan fondasi utama dalam memahami bagaimana atom berinteraksi di tingkat subatomik. Salah satu fenomena yang krusial dalam studi kimia kuantum adalah kondisi isoelektron yang melibatkan berbagai spesi berbeda. Spesi isoelektron didefinisikan sebagai atom atau ion yang memiliki konfigurasi elektron dan jumlah elektron total yang identik. Fenomena ini menjelaskan mengapa spesi yang berbeda secara nomor atom dapat memiliki kemiripan sifat fisik tertentu. Pemahaman isoelektron sangat membantu ilmuwan dalam memprediksi jari-jari atom dan energi ionisasi relatif. Di sisi lain, sifat makroskopis materi seperti magnetisme sangat bergantung pada orientasi spin elektron dalam orbital. Bahan feromagnetik merupakan kategori material yang memiliki momen magnetik permanen karena interaksi pertukaran antar elektronnya. Hal ini menyebabkan bahan seperti besi dapat ditarik dengan kekuatan signifikan oleh medan magnet eksternal. Sebaliknya, terdapat bahan diamagnetik yang menunjukkan perilaku menolak medan magnet secara sangat lemah. Seluruh elektron pada bahan diamagnetik telah berpasangan secara sempurna dalam orbital mereka masing-masing. Kondisi elektron yang berpasangan ini mengakibatkan resultan momen magnetik netral pada setiap atom dalam material tersebut. Tanpa adanya elektron tunggal yang tidak berpasangan, bahan diamagnetik tidak dapat mempertahankan orientasi magnetik. Interaksi ini bersifat universal namun seringkali tertutup oleh sifat magnetik yang lebih kuat seperti paramagnetisme. Oleh karena itu, pengamatan sifat magnetik memerlukan ketelitian tinggi dalam instrumen laboratorium fisika.
Berdasarkan isi paragraf pertama, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai spesi isoelektron?
Bacaan untuk soal nomor 3 dan seterusnya
Gas butana ( $C_4H_{10}$ ) sering dimanfaatkan sebagai bahan bakar pemantik api. Dalam proses pembakaran sempurna, gas butana bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Persamaan reaksi kimia yang terjadi (sebelum disetarakan) adalah sebagai berikut: $C_4H_{10(g)} + O_{2(g)} \to CO_{2(g)} + H_2O_{(g)}$ . Diketahui bahwa terdapat 1 mol gas butana yang dibakar habis secara sempurna.
Berdasarkan teks analisis tersebut, berapakah jumlah mol gas karbon dioksida ( $CO_2$ ) yang dihasilkan dari pembakaran sempurna 1 mol gas butana?
Bacaan untuk soal nomor 4 dan seterusnya
TEKS 5. $^1$ Pada waktu luang, banyak orang senang membuat kerajinan tangan merajut. $^2$ Namun, banyak yang tidak mengira bahwa merajut ternyata memiliki efek kesehatan bagi otak. $^3$ Berdasarkan penelitian, aktivitas kerajinan tangan ini dapat meningkatkan fungsi neurologis. $^4$ Kerajinan tangan merajut dapat memicu hormon dopamin yang menstimulasi kebahagiaan. $^5$ Kegiatan tersebut dapat merangsang sistem saraf yang membantu untuk mengurangi stres dan berpotensi besar dalam mengurangi risiko demensia. $^6$ Efek yang dihasilkan dari aktivitas ini sama dengan meditasi, yakni memberi ketenangan. $^7$ Studi lain menelusuri efek kesehatan merajut melalui pengamatan pada ribuan pengrajin di suatu negara. $^8$ Studi tersebut melaporkan bahwa para pengrajin memiliki koordinasi yang baik antara mata, persepsi spasial, dan keterampilan motorik. $^9$ Koordinasi tubuh tersebutlah yang menjelaskan mengapa merajut dapat memberi efek kesehatan fisik dan mental.
Fungsi kata penghubung *bahwa* dalam kalimat (8) adalah ....
Bacaan untuk soal nomor 5 dan seterusnya
(1) Pada waktu luang, banyak orang senang membuat kerajinan tangan merajut. (2) Namun, banyak yang tidak mengira bahwa merajut ternyata memiliki efek kesehatan bagi otak. (3) Berdasarkan penelitian, aktivitas kerajinan tangan ini dapat meningkatkan fungsi neurologis. (4) Kerajinan tangan merajut dapat memicu hormon dopamin yang menstimulasi kebahagiaan. (5) Kegiatan tersebut dapat merangsang sistem saraf yang membantu untuk mengurangi stres dan berpotensi besar dalam mengurangi risiko demensia.
Gagasan dalam kalimat (4) dapat diungkapkan kembali dengan kalimat ...
Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 2.
Mengapa bahan diamagnetik menunjukkan perilaku menolak medan magnet eksternal?
Membaca teks panjang berbahasa Indonesia lalu menyimpulkan gagasan utama, sikap penulis, dan makna tersirat.
Mau latihan Literasi Bahasa Indonesia yang lebih banyak? Buka semua paket LBI di halaman Latihan.
Soal asli. Paket ini berisi 6 soal Literasi Bahasa Indonesia yang keluar di UTBK SNBT 2026, bukan soal karangan, bukan rekonstruksi, dan tingkat kesulitannya tidak diturunkan.
Bisa. Seluruh 6 soal beserta pilihan jawabannya tampil di halaman ini tanpa perlu daftar atau login. Yang berbayar adalah mode pengerjaannya, bukan naskah soalnya.
Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka setelah kamu mengerjakan paket ini memakai akun Pintarly Premium. Keduanya sengaja tidak ditampilkan di halaman ini supaya kamu bisa mengukur kemampuanmu sendiri dulu.
Kamu bisa mengerjakan paket ini dengan timer, mendapat skor beserta analisis per topik, membuka pembahasan tiap nomor, dan mengulang paketnya sebanyak yang kamu mau.
Ada. Arsip Soal Asli Pintarly memuat paket UTBK SNBT dari beberapa tahun untuk ketujuh subtes, termasuk Literasi Bahasa Indonesia. Semuanya bisa dibaca gratis lewat halaman arsip.