Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah bayangin gimana caranya peternak bisa memprediksi tepat 25% anak kucingnya bakal punya bulu putih, padahal kedua induknya berbulu hitam lebat? Ayo kita selesaikan soal ini: Jika induk bergenotipe heterozigot B besar b kecil disilangkan sesamanya, berapa peluang munculnya anak berbulu putih b kecil b kecil?
Untuk memudahkan, bayangkan gen induk ini sebagai dua kelereng. B besar adalah kelereng hitam besar, dan b kecil adalah kelereng putih kecil. Ini mewakili sepasang sifat yang dibawa setiap induk.
Sekarang kita bangun ruang sampel probabilitasnya. Kita susun kelereng Ayah di sisi kiri tabel, dan kelereng Ibu di atas tabel. Ini yang disebut matriks dua kali dua atau Punnett Square.
Mari kita pertemukan baris dan kolom untuk mengisi kotak kombinasinya. Kotak pertama B besar ketemu B besar, lalu ada B besar b kecil, B besar b kecil lagi, dan terakhir b kecil b kecil. Total ada 4 kotak kemungkinan.
Hati-hati miskonsepsi! Banyak yang mengira kotak B besar b kecil itu artinya kucing warna abu-abu atau campuran. Salah besar! Karena B besar dominan, anak dengan gen B besar b kecil akan tetap berbulu hitam lebat.
Secara matematis, dari total empat kotak, hanya ada satu kotak yang berisi gen b kecil b kecil alias putih. Jadi, rumus peluangnya adalah target dibagi total, yaitu satu per empat.
Kesimpulannya, tabel persilangan ini pada dasarnya adalah tabel probabilitas. Itulah sebabnya peternak tahu pasti ada peluang 25 persen atau seperempat si kucing hitam melahirkan anak putih!