Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kebayang nggak, gimana caranya pabrik sepatu mutusin ukuran berapa yang harus diproduksi paling banyak tiap bulannya biar nggak numpuk di gudang? Rahasianya ada di konsep modus!
Modus itu nilai yang paling sering muncul. Misalnya, ada data penjualan harian: tiga puluh sembilan, empat puluh, empat puluh, empat puluh satu, dan empat puluh. Ukuran empat puluh muncul paling banyak, jadi modusnya empat puluh.
Tapi, modus bisa lebih dari satu loh! Coba lihat data ini: tiga puluh sembilan dan empat puluh sama-sama muncul dua kali. Berarti, modusnya ada dua, yaitu tiga puluh sembilan dan empat puluh.
Hati-hati jebakan! Gimana kalau semua angka munculnya sama banyak? Misalnya tiga puluh sembilan, empat puluh, empat puluh satu. Bukan berarti ketiganya modus, tapi data ini justru tidak punya modus sama sekali.
Nah, kalau datanya ada ribuan dan dikelompokkan dalam rentang nilai, kita nggak bisa lagi cuma lihat angka tunggal. Kita butuh pendekatan data kelompok.
Langkah pertama, cari kelas modus di tabel. Lihat baris dengan frekuensi tertinggi. Dari tabel ini, frekuensi paling besar adalah lima belas, jadi kelas modusnya ada di rentang tujuh puluh sampai tujuh puluh sembilan.
Untuk mencari titik pasti di rentang itu, kita hitung selisih frekuensi. D satu adalah selisih dengan kelas sebelumnya, yaitu sepuluh. D dua adalah selisih dengan kelas sesudahnya, yaitu lima.
Sekarang masukkan ke rumus modus data kelompok. Tepi bawahnya enam puluh sembilan koma lima. Ditambah d satu per total d, dikali panjang kelas sepuluh. Hasil akhirnya tujuh puluh enam koma satu tujuh.
Intinya, data tunggal tinggal cari angka yang paling banyak. Kalau data kelompok, pakai proporsi selisih frekuensi. Dengan hitungan akurat ini, pabrik sepatu tadi tahu persis harus genjot produksi ukuran mana!