Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah mencampur air bromin berwarna cokelat ke cairan bening, lalu warnanya tiba-tiba lenyap seperti sulap? Mengapa itu terjadi, dan apa hubungannya dengan aturan 'yang kaya makin kaya' dalam kimia?
Coba perhatiin molekulnya. Satu-heksena punya 'pintu ganda' alias ikatan rangkap yang bisa didobrak oleh bromin melalui reaksi adisi, sedangkan sikloheksana ikatannya tunggal semua, jadi pintunya terkunci rapat!
Bagaimana kalau kita pakai asam klorida dan dua-metil-dua-butena? Molekul H C l datang dan bersiap mendobrak ikatan rangkap molekul ini. Ke mana atom H dan Cl akan berikatan?
Ingat Aturan Markovnikov! Jangan asal nempel. Analoginya, 'yang kaya makin kaya'. Karbon ikatan rangkap yang sudah punya lebih banyak atom H, dialah yang akan mendapat tambahan atom H dari H C l.
Nah, dari dua kemungkinan ini, produk yang menempatkan klorin di karbon tersier adalah produk mayornya. Kenapa? Karena karbokation tersier jauh lebih stabil saat reaksi terjadi!
Sekarang kita beralih ke struktur. Ada nama empat-etil-tiga-tiga-dimetil-satu-heksuna. Kita gambar rantai lurus enam karbon, taruh ikatan rangkap tiga di ujung, lalu tempelkan cabang-cabangnya.
Banyak yang mengira rantai lurus selalu yang utama. Hati-hati! Kalau kita belok ke arah etil, panjangnya juga enam karbon. Aturan IUPAC bilang, pilih rantai dengan cabang terbanyak, jadi nama tadi ternyata sudah valid!
Kesimpulannya, memahami bentuk ikatan kimia, baik tunggal maupun rangkap, adalah kunci untuk memecahkan misteri hilangnya warna, menebak arah reaksi, dan membuktikan nama kimia yang menjebak!