Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kehabisan waktu ujian gara-gara menghitung eliminasi tiga persamaan berderet untuk soal rangkaian dua loop? Hari ini kita buang cara lama dan pakai jalan pintas satu baris: Analisis Node!
Alih-alih pusing dengan Hukum Kirchhoff dua yang panjang, kita beralih fokus pada satu titik percabangan utama. Cukup satu titik, masalah beres.
Lihat soal pertama ini. Tetapkan titik cabang bawah sebagai ground dengan nol Volt. Lalu titik atas sebagai target pencarian kita, sebut saja V.
Bayangkan titik V ini sebagai tandon air yang memompa air ke tiga pipa atau cabang di bawahnya. Logikanya, total air yang keluar ke semua pipa itu harus nol.
Mari masukkan angkanya. Cabang kiri V kurang enam per enam, tengah V kurang nol per tiga, kanan V kurang delapan per dua, total sama dengan nol. Hati-hati, kutub panjang positif baterai mengurangi nilai V.
Tinggal kalikan persamaan dengan enam supaya pecahannya hilang. Kita dapat V sama dengan lima Volt. Karena ground-nya nol, tegangan pada hambatan tiga ohm ya langsung lima Volt. Jawaban B.
Lanjut soal kedua. Rangkaiannya beda bentuk, tapi prinsipnya sama persis! Tentukan titik percabangan C sebagai V dan titik B di bawah sebagai nol Volt.
Susun angkanya seperti tadi: V kurang enam per dua, tambah V per tiga, tambah V kurang sembilan per enam, sama dengan nol. Kalikan enam, temukan nilai V-nya.
Yang ditanya tegangan jepit A dan B. Cari dulu arus di cabang itu, selisih V dan sumber dibagi hambatan. Lalu hitung tegangan jepitnya.
Intinya, ubah satu titik jadi nol Volt, buat satu persamaan pecahan, dan selesai! Nggak ada lagi drama kehabisan waktu ujian UTBK gara-gara eliminasi panjang.