Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu mencoba mendorong mobil mogok seberat seribu kilogram sendirian dan mobilnya diam saja, tapi giliran didorong bertiga, mobilnya baru mau melaju?
Ini karena kelembaman atau Hukum Pertama Newton. Benda punya sifat malas atau inersia. Bayangkan gelas di atas taplak meja; kalau ditarik cepat, gelas tetap diam karena massa mempertahankan posisinya.
Lalu bagaimana biar bergerak? Butuh gaya yang cukup! Satu orang mendorong dengan gaya seratus Newton, mobil bermassa besar itu lambat atau diam. Tapi tiga orang memberi gaya tiga ratus Newton, mobil mulai makin cepat atau mengalami percepatan.
Secara matematika, ini adalah Hukum Kedua Newton. Percepatan dilambangkan a, sebanding dengan total gaya, dan berbanding terbalik dengan massa. Makin besar dorongan, makin cepat; makin berat mobil, makin susah dipercepat.
Hati-hati jebakan! Banyak yang mengira dorongan konstan bikin mobil bergerak dengan kecepatan tetap. Salah besar! Gaya konstan membuat kecepatan terus bertambah. Kecepatan tetap hanya terjadi jika resultan gaya sama dengan nol.
Lalu kenapa di dunia nyata benda yang melaju bisa berhenti? Karena ada gaya gesek dari jalan yang melawan arah gerak. Resultan gaya total inilah yang sebenarnya menentukan apakah mobil melaju atau berhenti.
Terakhir, pernah tanganmu sakit saat meninju tembok? Ini Hukum Ketiga Newton tentang aksi-reaksi. Gaya selalu berpasangan; tembok balas meninju tanganmu dengan gaya yang sama besar tapi berlawanan arah.
Kesimpulannya: mobil mogok diam karena dorongan kalah oleh gesekan, ini inersia. Didorong bertiga, gaya menang dan menghasilkan percepatan, ini Hukum Kedua. Dan tanganmu pegal karena bodi mobil membalas doronganmu, ini aksi-reaksi!