Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kepikiran kenapa logam natrium kalau dilempar ke air bisa meledak hebat, tapi gas neon anteng-anteng saja dipakai untuk lampu jalan raya? Rahasianya ada di susunan elektron!
Bayangkan atom sebagai sebuah hotel. Lantai satu atau kulit K maksimal diisi dua tamu, lantai dua isi delapan, dan lantai tiga bisa sampai delapan belas tamu.
Sekarang kita isi elektron natrium yang berjumlah sebelas. Lantai satu diisi dua orang, lantai dua delapan orang. Sisa satu orang sendirian di lantai tiga.
Satu tamu yang sendirian di lantai teratas inilah yang disebut elektron valensi. Elektron terluar ini yang menentukan sifat kimia suatu unsur.
Karena natrium punya satu elektron terluar, posisinya di tabel periodik masuk ke Golongan satu A, yang merupakan kolom vertikal.
Lalu, karena natrium memakai total tiga lantai atau kulit, berarti ia berada di Periode tiga, yaitu baris horizontal.
Hati-hati jebakan! Kalau konfigurasi berakhir di empat s dua, tiga d satu, banyak yang menebak ini periode tiga. Salah! Periode selalu dilihat dari angka kulit terbesar, yaitu empat.
Kembali ke misteri awal! Neon punya sepuluh elektron, jadi konfigurasinya dua, delapan. Lantai terluarnya penuh sempurna! Ini membuatnya masuk Golongan delapan A yang super stabil.
Kesimpulannya, natrium meledak karena ingin membuang satu elektron terluarnya agar stabil, sedangkan neon sudah penuh dan tenang. Ingat, golongan sama dengan elektron terluar, periode sama dengan jumlah kulit!