Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Mari kita bahas soal nomor enam dan tujuh tentang operasi bilangan dan analisis kuantitas.
Untuk soal nomor enam, kita diberikan dua definisi operasi, yaitu a bundar b dan c bintang d. Kita akan mencari nilai P untuk n sama dengan empat atau n sama dengan delapan, lalu membandingkannya dengan Q yang bernilai sembilan.
Kasus pertama untuk n sama dengan empat. Hitung dahulu empat bundar minus satu menggunakan rumus pertama, hasilnya adalah dua. Lalu hitung P sama dengan tiga bintang dua, yaitu tiga tambah sepuluh per dua yang menghasilkan delapan. Di sini, P kurang dari Q.
Kasus kedua untuk n sama dengan delapan. Delapan bundar minus satu menghasilkan sepuluh per tujuh. Maka P sama dengan tiga bintang sepuluh per tujuh, yaitu tiga tambah sepuluh dibagi sepuluh per tujuh, yang hasilnya adalah sepuluh. Dalam kasus ini, P lebih dari Q.
Kesimpulannya, karena hubungan P dan Q bisa berubah tergantung nilai n, maka hubungan antara kuantitas P dan Q tidak dapat ditentukan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.
Lanjut ke nomor tujuh. Pertama, kita sederhanakan operasi a bundar b. Jabarkan a minus b kuadrat menjadi a kuadrat minus dua a b plus b kuadrat. Jika dijumlahkan dengan dua a b, maka rumusnya menjadi lebih sederhana, yaitu a kuadrat plus b kuadrat per a plus b.
Diketahui a bundar dua sama dengan lima. Dengan rumus tadi, kita dapatkan persamaan a kuadrat plus empat sama dengan lima a plus sepuluh. Setelah difaktorkan, diperoleh nilai a sama dengan enam atau a sama dengan minus satu. Karena a harus tidak negatif, maka kita ambil a sama dengan enam.
Sekarang kita uji pernyataannya. Satu, enam adalah kelipatan tiga, maka Benar. Dua, enam bukan bilangan prima, maka Salah. Tiga, enam bundar nol hasilnya adalah enam, maka Benar. Urutannya adalah Benar, Salah, Benar, sehingga jawabannya adalah B.
Demikian pembahasan kali ini. Terus berlatih soal-soal UTBK dan sampai jumpa di video selanjutnya!