Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah pusing membandingkan harga tiga jenis kopi di dua kafe berbeda tanpa bikin catatanmu berantakan? Lihat catatan acak ini, bikin pusing kan?
Mari kita sederhanakan datanya. Ubah teks ruwet tadi menjadi susunan angka saja di dalam kurung siku. Dua kafe atas-bawah, tiga kopi kiri-kanan. Inilah wujud asli matriks!
Sekarang kita pelajari anatominya. Garis horizontal yang mendatar ini disebut Baris, sedangkan garis vertikal yang tegak ini disebut Kolom.
Bagaimana cara menemukan data spesifik? Misalnya angka dua puluh ribu untuk Americano Kafe A, ia berada tepat di perpotongan Baris satu dan Kolom dua.
Dari sini kita kenal konsep ordo atau ukuran matriks. Ordo didapat dari jumlah baris dikali kolom. Karena ada dua baris dan tiga kolom, matriks ini berordo dua kali tiga.
Untuk menyebut alamat angka secara matematis, kita pakai notasi elemen dengan huruf kecil dan indeks. Contoh, a satu dua artinya elemen pada baris satu kolom dua, yaitu dua puluh ribu tadi.
Hati-hati jebakan! Ingat aturan Ba-Kol, baris dulu lalu kolom. Matriks dua kali tiga berbeda bentuk dengan tiga kali dua. Kalau terbalik baca indeks, kamu salah ambil harga kopi!
Setelah paham contoh nyatanya, ini dia bentuk umum matriks. Kurung siku berisi elemen dari a satu satu sampai a m n, di mana m adalah baris dan n adalah kolom.
Kesimpulannya, matriks pada dasarnya hanya alat penyusun data angka berdasarkan baris dan kolom. Dengan ini, membandingkan harga dari puluhan kafe pun tidak akan lagi membuat catatanmu berantakan!