Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu mau bikin burger, punya sepuluh roti dan empat daging, tapi pada akhirnya cuma bisa bikin empat burger karena dagingnya habis duluan? Daging ini namanya pembatas!
Di kimia juga sama. Coba perhatiin reaksi air ini. Angka di depan ini, atau koefisien, adalah resepnya.
Misal nih, di soal dikasih empat mol H dua dan tiga mol O dua. Siapa yang bakal habis duluan?
Hati-hati! Banyak yang mikir O dua pasti habis duluan karena angkanya lebih kecil, tiga kan kurang dari empat. Ini salah, karena porsi resep mereka beda!
Caranya, kita harus bagi jumlah mol awal dengan koefisien resepnya. Untuk H dua, empat bagi dua dapat dua porsi. O dua, tiga bagi satu dapat tiga porsi.
Nah, bandingkan hasil baginya. Angka dua lebih kecil dari tiga, kan? Jadi, H dua adalah pereaksi pembatas yang akan habis duluan.
Lalu, berapa banyak air yang terbentuk? Ingat, kita pakai mol H dua sebagai patokan hitungan, bukan O dua!
Tinggal pakai rumus perbandingan koefisien. Koefisien air dibagi koefisien H dua, dikali mol awal H dua. Dua per dua dikali empat, hasilnya empat mol air!
Kesimpulannya, selalu bagi mol dengan koefisien untuk cari pereaksi pembatas. Bahan dengan porsi terkecil itulah yang menentukan hasil akhir!