Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah berdebat di internet gara-gara soal dua tambah tiga kali empat? Ada yang ngotot jawab dua puluh, ada yang yakin empat belas.
Bayangkan kamu punya dua permen di kantong, lalu beli tiga kotak permen yang masing-masing isinya empat. Berapa total permenmu sekarang?
Sebelum jawab, mari mundur ke pondasi. Penjumlahan itu seperti melangkah maju. Kalau punya utang tiga, lalu dibayar lima, sama dengan melangkah maju lima kali dari minus tiga. Hasilnya dua.
Nah, perkalian itu seperti penjumlahan yang dipercepat. Tiga kotak isi empat tadi, artinya empat ditambah empat ditambah empat, hasilnya dua belas.
Karena perkalian lebih kuat, ada aturan mainnya: KABATAKU. Kurung dikerjakan pertama, lalu kali atau bagi, terakhir baru tambah atau kurang.
Jebakannya, kita sering baca dari kiri ke kanan. Menghitung dua tambah tiga dulu jadi lima, lalu dikali empat jadi dua puluh. Ini salah! Perkalian kasta-nya lebih tinggi, harus duluan.
Coba latihan ala UTBK: sepuluh kurang delapan bagi dua dalam kurung, tambah tiga kali dua. Ingat, kurung dulu!
Delapan bagi dua itu empat. Lalu perkalian, tiga kali dua itu enam. Baru urut dari kiri: sepuluh kurang empat tambah enam.
Hasil akhirnya dua belas. Kembali ke permenmu: tiga kotak isi empat itu dua belas, ditambah dua eceran jadi empat belas. Matematika dasar itu soal prioritas jalan!