Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah bayangin gimana kasir minimarket ngerekap stok Indomie, Taro, dan Aqua di tiga cabang berbeda tanpa bikin pusing? Data berantakan disulap jadi tabel rapi berisi angka stok barang.
Sekarang, coba kita hilangkan nama barang dan cabangnya, dan cuma menyisakan angkanya saja di dalam kurung siku. Kumpulan angka inilah yang namanya matriks!
Berapa ukurannya? Kita hitung baris horizontalnya dulu, ada tiga baris. Lalu hitung kolom vertikalnya, ada tiga kolom. Ini berarti matriks ukuran tiga kali tiga.
Dalam matematika, ukuran ini disebut Ordo, dirumuskan em kali en. Ingat jembatan keledai ini: Ba-Kol, Baris dulu baru Kolom. Jangan kebalik ya!
Nah, kalau kita mau cari data spesifik, misalnya angka tujuh, ada di mana dia? Lihat, posisinya ada di baris kedua, dan kolom kedua.
Untuk ujian UTBK, posisi ini ditulis dengan simbol 'a' kecil, diikuti nomor baris dan kolom. Jadi, angka tujuh tadi ditulis sebagai a dua dua.
Hati-hati jebakan! Kalau ditanya a satu tiga, banyak yang malah lihat baris tiga kolom satu, yaitu angka delapan. Salah! Yang benar baris satu kolom tiga, yaitu angka dua. Ingat Ba-Kol!
Satu operasi dasar adalah transpose. Kita putar data: baris pertama yang tadinya rebahan, diputar berdiri menjadi kolom pertama. Begitu seterusnya.
Intinya, matriks itu bagaikan rak susun angka. Dengan rak rapi ini, komputer bisa menghitung total aset stok barang dalam sekejap!