TeknikSaintek

Jurusan Teknik Metalurgi

Teknik Metalurgi (kadang bersama Teknik Material) mempelajari ekstraksi logam dari bijih, rekayasa logam, serta pengembangan material baru.

Mata kuliah inti
10+
Prospek karier
8+
PTN membuka
5+
Rumpun ilmu
Teknik
Estimasi gaji · fresh graduate
Rp 6–11 jt/bln

Prospek kerja di industri pertambangan, pengolahan mineral, dan manufaktur logam cukup baik; setelah 3–5 tahun bisa naik ke kisaran Rp 12–20 juta.

Estimasi berdasarkan data publik, bukan angka pasti.

Kalkulator Gratis

Hitung Skor UTBK-mu

Cek apakah skor UTBK kamu cukup untuk jurusan Teknik Metalurgi — kalkulator gratis, tanpa login.

Atau bandingkan daya tampung Teknik Metalurgi di semua PTN.

Hitung skor sekarang

Daya tampung dan keketatan Teknik Metalurgi SNBT 2026

Teknik Metalurgi dibuka 3 perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBT 2026, dengan total 113 kursi. Persaingannya jauh dari merata.

Di UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA tersedia 69 kursi dan tahun lalu diperebutkan 770 pendaftar, jadi sekitar 1 dari 11 orang diterima. Tabel di bawah menampilkan daya tampung, jumlah peminat, dan tingkat keketatan tiap PTN, diurutkan dari yang paling ketat.

  • UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
    Sarjana
    11,2×
    Daya tampung 69Peminat 2025 770
  • INSTITUT TEKNOLOGI BJ. HABIBIE SULAWESI SELATAN
    Sarjana
    2,2×
    Daya tampung 24Peminat 2025 52
  • UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
    Sarjana
    belum ada data
    Daya tampung 20Peminat 2025 belum ada data

PTN dengan persaingan paling ketat

  1. 11,2×UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
  2. 2,2×INSTITUT TEKNOLOGI BJ. HABIBIE SULAWESI SELATAN

PTN dengan peluang paling lega

  1. 2,2×INSTITUT TEKNOLOGI BJ. HABIBIE SULAWESI SELATAN
  2. 11,2×UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Cara membaca angka keketatan

Keketatan adalah jumlah pendaftar tahun lalu dibagi daya tampung tahun ini, jadi keketatan 59,53 berarti sekitar 1 dari 60 pendaftar yang diterima. Angka ini memakai peminat 2025 karena peminat 2026 baru diketahui setelah pendaftaran ditutup, jadi bacalah sebagai perkiraan tingkat persaingan, bukan jaminan. Keketatan di bawah 1 berarti tahun lalu kursinya lebih banyak daripada pendaftarnya. 1 PTN belum punya angka peminat yang dipublikasikan SNPMB dan ditandai "belum ada data".

Tentang Jurusan Teknik Metalurgi

Teknik Metalurgi (kadang bersama Teknik Material) mempelajari ekstraksi logam dari bijih, rekayasa logam, serta pengembangan material baru.

Lulusan Teknik Metalurgi bekerja di industri smelter, pertambangan, manufaktur otomotif, aerospace, konstruksi, dan R&D material. Industri hilirisasi mineral di Indonesia menaikkan permintaan.

Mata Kuliah Umum Jurusan Teknik Metalurgi

Daftar mata kuliah inti yang umum dipelajari mahasiswa Teknik Metalurgi. Komposisi pastinya bisa sedikit berbeda antar perguruan tinggi.

  • Metalurgi Ekstraktif
  • Metalurgi Fisika
  • Material Teknik
  • Termodinamika Material
  • Heat Treatment
  • Korosi
  • Pengecoran Logam
  • Pembentukan Logam
  • Karakterisasi Material
  • Ilmu Material

Prospek Kerja Lulusan Teknik Metalurgi

Pilihan profesi yang umum ditekuni lulusan Teknik Metalurgi, tersebar di sektor swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah.

  • Metalurgical engineer
  • Process engineer smelter
  • R&D material
  • QC industri logam
  • Plant engineer
  • Peneliti BRIN
  • Konsultan industri
  • Engineer manufaktur otomotif

Pilihan Karier Lulusan Teknik Metalurgi

5 jalur karier berbeda yang umum dipilih lulusan. Tiap kartu menunjukkan satu arah karier beserta tahapan kariernya.

Industri logam & pengolahan

Krakatau Steel, Antam, Freeport, Timah — peleburan dan pengolahan logam.

  1. 1Process engineer
  2. 2Senior engineer
  3. 3Plant manager

R&D material

Pengembangan paduan logam dan material tahan tinggi.

  1. 1Research engineer
  2. 2Senior researcher
  3. 3Head of R&D

Quality control & failure analysis

QA dan investigasi kegagalan material di manufaktur berat.

  1. 1QC engineer
  2. 2Senior QC
  3. 3QA manager

Akademisi

Dosen metalurgi, material, korosi.

  1. 1Dosen muda
  2. 2Lektor
  3. 3Profesor

Konsultan

Konsultan teknis untuk proyek industri berat.

  1. 1Junior consultant
  2. 2Senior consultant
  3. 3Principal

PTN yang Membuka Jurusan Teknik Metalurgi

5 perguruan tinggi negeri yang membuka program studi Teknik Metalurgi menurut data PDDIKTI, mencakup semua jalur masuk, bukan hanya kuota SNBT 2026 di tabel atas. Klik nama kampus untuk melihat profil, akreditasi, dan daftar prodinya.

  • Teknik Metalurgi · S1 · D.I. Yogyakarta
    Akreditasi Baik Sekali
  • Teknik Metalurgi · S1 · Jawa Barat
    Akreditasi Unggul
  • Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Teknik Metalurgi · S1 · Banten
    Akreditasi Unggul
  • Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie
    Teknik Metalurgi · S1 · Sulawesi Selatan
    Akreditasi Baik
  • Universitas Negeri Surabaya
    Teknik Metalurgi · S1 · Jawa Timur

Jelajahi semua PTN di Indonesia

Pertanyaan Umum tentang Jurusan Teknik Metalurgi

Berapa daya tampung jurusan Teknik Metalurgi SNBT 2026?

Jurusan Teknik Metalurgi dibuka 3 perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBT 2026, dengan total 113 kursi. Jumlah kursinya berbeda-beda tiap kampus; tabel daya tampung di halaman ini memuat angka per PTN.

PTN mana yang paling ketat untuk jurusan Teknik Metalurgi?

Berdasarkan peminat 2025, Teknik Metalurgi paling ketat di UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA: 69 kursi diperebutkan 770 pendaftar, atau 11,2 pendaftar per kursi (sekitar 1 dari 11 orang diterima). Keketatan adalah jumlah pendaftar tahun lalu dibagi daya tampung tahun ini, jadi keketatan 59,53 berarti sekitar 1 dari 60 pendaftar yang diterima.

Apa itu jurusan Teknik Metalurgi?

Teknik Metalurgi (kadang bersama Teknik Material) mempelajari ekstraksi logam dari bijih, rekayasa logam, serta pengembangan material baru.

Apa saja prospek kerja lulusan jurusan Teknik Metalurgi?

Lulusan Teknik Metalurgi punya banyak pilihan karier, di antaranya Metalurgical engineer, Process engineer smelter, R&D material, QC industri logam, Plant engineer, Peneliti BRIN, Konsultan industri, dan Engineer manufaktur otomotif. Peluang ini tersebar di sektor swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah.

Mata kuliah apa saja yang dipelajari di jurusan Teknik Metalurgi?

Beberapa mata kuliah inti di jurusan Teknik Metalurgi antara lain Metalurgi Ekstraktif, Metalurgi Fisika, Material Teknik, Termodinamika Material, Heat Treatment, Korosi, Pengecoran Logam, Pembentukan Logam, Karakterisasi Material, dan Ilmu Material. Komposisi pastinya bisa berbeda sedikit antar kampus.

Bagaimana jenjang karier lulusan Teknik Metalurgi?

Secara umum, jenjang karier yang bisa ditempuh lulusan Teknik Metalurgi berkembang dari Junior engineer → Process engineer → R&D manager → Plant manager → Technical director. Tentu setiap orang bisa menempuh jalur yang berbeda sesuai minat dan kesempatan.

PTN mana saja yang membuka jurusan Teknik Metalurgi?

Beberapa perguruan tinggi yang membuka program studi terkait Teknik Metalurgi antara lain Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, ITB, Untirta, ITH, dan Unesa. Lihat daftar lengkap PTN beserta akreditasinya di halaman ini.

Bagaimana cara masuk jurusan Teknik Metalurgi lewat UTBK/SNBT?

Untuk masuk jurusan Teknik Metalurgi melalui jalur UTBK/SNBT, kamu perlu mempersiapkan Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi. Kamu bisa berlatih soal asli UTBK, ikut tryout dengan skor dan ranking, serta belajar lewat video pembahasan secara gratis di Pintarly.

Jurusan Terkait Teknik Metalurgi

Masih bingung memilih? Bandingkan dengan jurusan lain di rumpun Teknik berikut ini.

Lihat semua jurusan kuliah

Siapkan UTBK/SNBT untuk masuk Teknik Metalurgi

Latihan soal asli UTBK, tryout online, dan video pembahasan — semua di satu tempat. Mulai gratis di Pintarly.