Daftar jurusan kuliah di Indonesia

Ada 101 jurusan di daftar ini, dikelompokkan per rumpun ilmu. Untuk 94 di antaranya kami juga menampilkan daya tampung SNBT 2026 dari data SNPMB dan berapa orang yang memperebutkannya di SNBT 2025, jadi kamu bisa membandingkan bukan cuma isi kuliahnya, tapi juga seberapa besar peluang masuknya. Urutkan tabel berdasarkan keketatan untuk melihat jurusan mana yang paling diperebutkan, lalu klik namanya untuk melihat rincian per PTN.

Jurusan paling ketat di SNBT 2026

Keketatan adalah jumlah pendaftar tahun lalu dibagi daya tampung tahun ini. Tabel ini merangkum 94 jurusan dari data daya tampung SNBT 2026 yang dipublikasikan SNPMB, diurutkan dari keketatan rata-rata tertinggi. Klik judul kolom untuk mengurutkan ulang.

Mau lihat per prodi dan per kampus? Buka alat Daya Tampung SNBT 2026.

Peringkat keketatan rata-rata jurusan di SNBT 2026, dari data daya tampung SNPMB
#
1Kriminologi68,8*2391.583
2Teknik Nuklir27,1115406
3Pendidikan Dokter Gigi25,3943911.105
4Kedokteran24,9*341.64740.488
5Tata Boga24,563157.729
6Kedokteran Gigi24,4*103427.836
7Farmasi23,0382.23351.351
8Kebidanan22,2*124628.832
9Teknik Pertambangan21,3*241.10121.682
10Keperawatan20,3291.55531.618
11Tata Busana20,241593.215
12Aktuaria20,22531.070
13Psikologi19,6*322.30945.017
14Teknik Perminyakan17,6*52053.247
15Pendidikan Kedokteran17,211001.717
16Teknik Informatika / Ilmu Komputer16,7744.94082.614
17Gizi15,9*271.29319.721
18Teknik Biomedis15,5*51672.274
19Ilmu Komunikasi15,5*443.33051.056
20Ilmu Administrasi Bisnis15,164296.463
21Teknik Geologi15,01995714.373
22Teknik Industri14,9*372.14131.333
23Desain Grafis13,942193.034
24Akuntansi13,7798.395114.748
25Kesehatan Masyarakat13,6151.42119.283
26Pariwisata13,4*1779710.356
27Teknologi Pangan12,1*1996611.451
28Teknik Lingkungan12,0*281.32714.375
29Teknik Mesin11,9*713.92846.127
30Teknik Sipil11,8*714.69955.023
31Kedokteran Hewan11,3*104655.087
32Teknik Kimia10,6*301.83119.189
33Manajemen10,4596.82671.287
34Bimbingan dan Konseling10,3179689.950
35Sastra Jepang9,783693.591
36Sastra Arab9,6*72262.023
37Pendidikan Teknik Informatika9,541761.680
38Teknik Elektro9,5*542.97928.127
39Pendidikan Guru Sekolah Dasar9,3181.91917.854
40Sastra Jerman9,041141.023
41Desain Komunikasi Visual8,9191.0149.044
42Teknik Geodesi8,841911.689
43Teknik Metalurgi8,8*3113822
44Ilmu Perpustakaan8,872642.312
45Hubungan Internasional8,5*171.0398.568
46Statistika8,4*301.1879.790
47Sastra Inggris8,2271.57012.808
48Bioteknologi8,1*113212.078
49Arsitektur8,0*411.61112.008
50PGSD7,844223.308
51Hukum7,8193.17324.660
52Ilmu Administrasi Negara7,5139056.821
53Ilmu Aktuaria7,472061.527
54Film dan Televisi7,23138996
55Agribisnis6,9473.54324.342
56Animasi6,5103382.209
57Teknik Fisika6,031731.031
58Ilmu Politik5,7241.3267.557
59Sejarah5,7*5181937
60Antropologi5,7*93241.741
61Ilmu Pemerintahan5,6201.4017.871
62Pendidikan Bahasa Inggris5,2*312.21811.321
63Pendidikan Bahasa Indonesia5,1*148033.828
64Perikanan5,12122622
65Sastra Indonesia4,9231.1035.443
66Ekonomi Pembangunan4,8372.93114.182
67Sosiologi4,7362.0729.818
68Agroteknologi4,6261.9188.881
69Biologi4,4*482.0899.067
70Desain Interior4,382881.243
71Fotografi4,25214901
72Pendidikan Biologi4,2281.4596.134
73Kimia4,1*502.0258.212
74Pendidikan Teknik Mesin3,9125332.091
75Kehutanan3,9*231.8006.852
76PAUD3,8150190
77Pendidikan Jasmani3,5107052.449
78Pendidikan Matematika3,5301.7145.947
79Ilmu Keolahragaan3,4157972.718
80Perhotelan3,433271.099
81Pendidikan Teknik Elektro3,3104381.436
82Matematika3,3512.0236.605
83Peternakan3,2*332.4437.790
84Desain Produk3,2372228
85Seni Musik3,2*396259
86Pendidikan Teknik Bangunan2,9104011.180
87Seni Tari2,8*5141351
88Ilmu Kelautan2,7291.3953.755
89Pendidikan Seni Rupa2,4114491.077
90Fisika2,4*491.7204.046
91Sastra Prancis2,4254127
92Pendidikan Kimia2,2261.1192.431
93Seni Rupa2,113062
94Pendidikan Fisika1,7*281.1401.916

Cara kami menghitung keketatan

Keketatan rata-rata sebuah jurusan adalah total peminat SNBT 2025 dibagi total daya tampung SNBT 2026, dijumlahkan dari semua prodi jurusan itu yang punya kedua angka. Kami tidak merata-ratakan angka keketatan tiap prodi, karena cara itu memberi bobot yang sama pada prodi berkursi sedikit dan prodi berkursi ratusan.

Contohnya, Teknik Nuklir di SNBT 2026 menyediakan 15 kursi yang diperebutkan 406 pendaftar pada SNBT 2025 menurut data SNPMB, jadi keketatan rata-ratanya 406 dibagi 15, yaitu 27,1.

Prodi yang jumlah peminat 2025-nya belum dipublikasikan SNPMB dikeluarkan dari pembilang dan penyebut sekaligus, jadi keketatan sebuah jurusan tidak turun hanya karena datanya kosong. Jurusan bertanda * punya sebagian prodi seperti itu, sehingga kolom daya tampungnya lebih besar daripada penyebut keketatannya.

Angka per kampus ada di halaman tiap jurusan. Kalau kamu mulai dari kampusnya, buka daftar PTN untuk melihat prodi dan keketatan di satu kampus.

Catatan: dari 1.985 baris data daya tampung SNBT 2026 yang cocok persis dengan jurusan di halaman ini, 57 baris dikeluarkan dari perhitungan keketatan karena SNPMB belum mempublikasikan jumlah peminat 2025-nya. Baris itu tetap dihitung di kolom daya tampung. Sumber: daftar PTN SNBT 2026 di snpmb.id. Data dimuat ulang setiap jam; terakhir diperbarui 19 Oktober 2026.

Semua jurusan per rumpun ilmu

Ekonomi

4 jurusan

Hukum

1 jurusan

Humaniora

11 jurusan

Antropologi

Soshum

Antropologi mempelajari manusia dan kebudayaan — sosial, budaya, ragawi, linguistik. Fokus pada keragaman dan dinamika masyarakat.

Rp 3,8–7 jt/bln

Ilmu Perpustakaan

Soshum

Ilmu Perpustakaan (Library and Information Science) mempelajari pengelolaan informasi, arsip, dan perpustakaan di era digital. Mencakup katalogisasi, digitalisasi, manajemen arsip, dan literasi informasi.

Rp 3,5–6 jt/bln

Sastra Arab

Soshum

Sastra Arab mempelajari bahasa Arab klasik dan modern, linguistik Arab, kesusastraan, dan budaya/peradaban Arab-Islam.

Rp 4–7 jt/bln

Sastra Indonesia

Soshum

Sastra Indonesia mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Indonesia. Peminatan umum: linguistik, sastra, filologi, jurnalistik.

Rp 3,5–6 jt/bln

Sastra Inggris

Soshum

Sastra Inggris mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Inggris/Amerika. Kurikulum mencakup linguistik, kritik sastra, cultural studies, dan keterampilan bahasa tingkat lanjut (academic writing, translation).

Rp 3,5–7 jt/bln

Sastra Jepang

Soshum

Sastra Jepang mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Jepang. Kurikulum mencakup bahasa Jepang (hingga level bisnis), linguistik, kesusastraan, sejarah, dan budaya Jepang.

Rp 4,5–8 jt/bln

Sastra Jerman

Soshum

Sastra Jerman mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Jerman. Bahasa Jerman membuka peluang bekerja/beasiswa di Jerman dan Eropa.

Rp 4,5–8 jt/bln

Sastra Korea

Soshum

Sastra Korea mempelajari bahasa Korea (Hangeul), linguistik, kesusastraan, dan budaya Korea. Popularitas K-Wave menjadikan jurusan ini banyak peminat.

Rp 4,5–8 jt/bln

Sastra Mandarin

Soshum

Sastra (atau Bahasa) Mandarin mempelajari bahasa Mandarin, aksara Han (Hanzi), sastra, dan budaya Tionghoa. Kemampuan Mandarin sangat dicari di ekonomi global.

Rp 5–9 jt/bln

Sastra Prancis

Soshum

Sastra Prancis mempelajari bahasa, sastra, dan budaya Prancis. Bahasa Prancis banyak digunakan di diplomatik, fashion, kuliner, dan organisasi internasional.

Rp 4–7 jt/bln

Sejarah

Soshum

Ilmu Sejarah mempelajari peristiwa masa lalu, metodologi sejarah, dan historiografi. Fokus pada Indonesia, Asia, dunia, serta kajian tematik (ekonomi, militer, politik, budaya).

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Kesehatan

11 jurusan

Farmasi

Saintek

Farmasi mempelajari obat-obatan — mulai dari proses pembuatan, efek farmakologis, interaksi, hingga distribusi dan penggunaannya secara aman. Jurusan ini memadukan kimia, biologi, dan ilmu kesehatan.

Rp 4–7,5 jt/bln

Gizi

Saintek

Ilmu Gizi mempelajari zat gizi, kebutuhan tubuh manusia, serta hubungan makanan dengan kesehatan. Mahasiswa belajar biokimia gizi, dietetika, gizi klinis, hingga gizi masyarakat.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Ilmu Keolahragaan

Saintek

Ilmu Keolahragaan (Sport Science) fokus pada aspek ilmiah olahraga — fisiologi, biomekanika, gizi, kepelatihan, dan rehabilitasi — bukan jalur kependidikan.

Rp 4–7,5 jt/bln

Kebidanan

Saintek

Kebidanan mempelajari pelayanan kesehatan pada ibu hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan kesehatan reproduksi perempuan. Bidan adalah tenaga kesehatan garda depan di banyak daerah.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Kedokteran

Saintek

Kedokteran adalah jurusan yang mempelajari ilmu kesehatan tubuh manusia, cara mendiagnosis penyakit, dan memberikan pengobatan. Mahasiswa akan belajar anatomi, fisiologi, patologi, hingga keterampilan klinis. Kuliah kedokteran umumnya ditempuh 5,5–6 tahun termasuk koas.

Rp 4–8 jt/bln

Kedokteran Gigi

Saintek

Kedokteran Gigi mempelajari kesehatan mulut dan gigi — diagnosis, perawatan, dan pencegahan penyakit gigi/mulut. Lulusan S1 mendapat gelar S.K.G. dan harus menempuh profesi dokter gigi (drg.) untuk praktik.

Rp 5–10 jt/bln

Kedokteran Hewan

Saintek

Kedokteran Hewan mempelajari kesehatan, penyakit, dan perawatan hewan — dari peternakan, hewan kesayangan, hingga satwa liar. Lulusan S1 menempuh profesi dokter hewan (drh.).

Rp 5–10 jt/bln

Keperawatan

Saintek

Keperawatan mempelajari asuhan keperawatan pada individu, keluarga, dan masyarakat. Perawat berperan merawat pasien, memantau kondisi, serta memberi edukasi kesehatan. Lulusan S1 melanjutkan profesi ners (Ns.).

Rp 3,5–7 jt/bln

Kesehatan Masyarakat

Saintek

Kesehatan Masyarakat (Kesmas) berfokus pada pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan kebijakan kesehatan di tingkat populasi. Peminatan umum: epidemiologi, biostatistik, K3, administrasi kebijakan kesehatan, gizi masyarakat.

Rp 3,8–7,5 jt/bln

Pendidikan Dokter Gigi

Saintek

Pendidikan Dokter Gigi adalah nama resmi prodi kedokteran gigi di banyak PTN. Lulusan S1 (S.K.G.) menempuh profesi drg. untuk berpraktik.

Rp 5–9 jt/bln

Pendidikan Kedokteran

Saintek

Pendidikan Kedokteran adalah program sarjana kedokteran (S.Ked.) yang dilanjutkan dengan profesi dokter (dr.). Banyak PTN menamai prodi kedokterannya 'Pendidikan Dokter' / 'Pendidikan Kedokteran'.

Rp 6–15 jt/bln

MIPA

8 jurusan

Aktuaria

Saintek

Aktuaria mempelajari analisis risiko finansial menggunakan matematika, statistika, dan ilmu keuangan. Diterapkan terutama di industri asuransi, dana pensiun, dan manajemen risiko perusahaan.

Rp 7–15 jt/bln

Biologi

Saintek

Biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup — dari sel, organisme, hingga ekosistem. Cabang kajiannya luas: mikrobiologi, genetika, ekologi, botani, zoologi, biologi molekuler.

Rp 4–7 jt/bln

Bioteknologi

Saintek

Bioteknologi mempelajari pemanfaatan makhluk hidup/organismenya untuk produk dan proses — rekayasa genetika, fermentasi, bioproses, dan teknologi diagnostik.

Rp 4,5–9 jt/bln

Fisika

Saintek

Fisika adalah ilmu dasar yang mempelajari fenomena alam dari skala subatomik sampai kosmologis. Mahasiswa belajar mekanika, elektromagnetika, fisika kuantum, termodinamika, dan fisika modern.

Rp 4–7,5 jt/bln

Ilmu Aktuaria

Saintek

Ilmu Aktuaria adalah versi lain dari program studi aktuaria — fokus pada penilaian risiko keuangan jangka panjang menggunakan statistika dan matematika keuangan. Banyak PTN membukanya sebagai prodi mandiri di bawah FMIPA.

Rp 7–15 jt/bln

Kimia

Saintek

Kimia mempelajari materi dan perubahannya — dari tingkat molekuler hingga reaksi industri. Cabangnya: kimia anorganik, organik, analitik, fisik, dan biokimia.

Rp 4,5–8,5 jt/bln

Matematika

Saintek

Matematika mempelajari logika, bilangan, pola, dan struktur abstrak. Cabang utama: aljabar, analisis, geometri, matematika terapan, statistika, dan matematika komputasi.

Rp 4,5–9 jt/bln

Statistika

Saintek

Statistika mempelajari pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Peminatan meliputi statistika matematika, riset operasi, statistika ekonomi-bisnis, biostatistika, dan komputasi.

Rp 5–10 jt/bln

Pariwisata dan Hospitality

4 jurusan

Pendidikan

18 jurusan

Bimbingan dan Konseling

Soshum

Bimbingan dan Konseling (BK) mempersiapkan calon konselor sekolah yang membantu siswa dalam pengembangan diri, akademik, karier, dan sosial.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

PAUD

Soshum

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) / Pendidikan Guru PAUD mempersiapkan calon guru untuk anak usia 0–6 tahun. Fokus pada tumbuh kembang anak, pendidikan karakter dini, dan bermain-belajar.

Rp 3–5,5 jt/bln

Pendidikan Bahasa Indonesia

Soshum

Pendidikan Bahasa Indonesia mempersiapkan calon guru Bahasa Indonesia SMP/SMA. Fokus pada linguistik, sastra Indonesia, dan pedagogi bahasa.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Pendidikan Bahasa Inggris

Soshum

Pendidikan Bahasa Inggris mempersiapkan calon guru Bahasa Inggris SMP/SMA. Kurikulum memadukan language skills dengan TEFL (Teaching English as a Foreign Language).

Rp 4–7,5 jt/bln

Pendidikan Biologi

Saintek

Pendidikan Biologi mempersiapkan calon guru biologi SMA. Memadukan penguasaan biologi dan pedagogi.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Pendidikan Fisika

Saintek

Pendidikan Fisika mempersiapkan calon guru fisika SMA. Kurikulum memadukan konten fisika dan pedagogi fisika.

Rp 3–6 jt/bln

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Soshum

Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mempersiapkan calon guru kelas SD yang mampu mengajar semua mata pelajaran dasar serta memahami psikologi perkembangan anak.

Rp 3–6 jt/bln

Pendidikan Jasmani

Saintek

Pendidikan Jasmani (Penjas / Penjaskes / PJKR) mempersiapkan calon guru pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah. Kurikulum berfokus pada pengajaran aktivitas fisik yang aman dan edukatif.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Pendidikan Kimia

Saintek

Pendidikan Kimia mempersiapkan calon guru kimia SMA. Mencakup konten kimia dan metode pengajaran kimia — termasuk eksperimen dan simulasi.

Rp 3–6 jt/bln

Pendidikan Matematika

Saintek

Pendidikan Matematika mempersiapkan calon guru matematika SMP/SMA. Mahasiswa belajar konten matematika dan pedagogi — cara mengajarkan matematika secara efektif.

Rp 3–6 jt/bln

Pendidikan Olahraga

Saintek

Pendidikan Olahraga (Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi / PJKR) mempersiapkan calon guru olahraga dan pelatih, dengan dasar ilmu keolahragaan dan kesehatan.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Pendidikan Seni Rupa

Campuran

Pendidikan Seni Rupa mempersiapkan calon guru seni rupa SMP/SMA sekaligus praktisi seni visual. Mengkombinasikan seni (gambar, lukis, desain) dan pedagogi.

Rp 3,5–7 jt/bln

Pendidikan Teknik Bangunan

Saintek

Pendidikan Teknik Bangunan adalah program studi pendidikan vokasi bidang konstruksi bangunan. Mirip Pendidikan Teknik Sipil tetapi fokus pada bangunan gedung.

Rp 4–7,5 jt/bln

Pendidikan Teknik Elektro

Saintek

Pendidikan Teknik Elektro mempersiapkan calon guru teknik elektro di SMK bidang listrik, elektronika, dan otomasi.

Rp 4–7,5 jt/bln

Pendidikan Teknik Informatika

Saintek

Pendidikan Teknik Informatika (PTI) mempersiapkan calon guru informatika di SMK/SMA dan pendidik vokasi bidang teknologi informasi. Kombinasi ilmu komputer dan pedagogi vokasional.

Rp 4–7,5 jt/bln

Pendidikan Teknik Mesin

Saintek

Pendidikan Teknik Mesin mempersiapkan calon guru teknik mesin di SMK. Kurikulum memadukan teknik mesin dan pedagogi vokasional.

Rp 4–7,5 jt/bln

Pendidikan Teknik Sipil

Saintek

Pendidikan Teknik Sipil mempersiapkan calon guru teknik sipil/bangunan di SMK. Kombinasi teknik sipil praktis dan pedagogi vokasi.

Rp 4–7,5 jt/bln

PGSD

Soshum

PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) adalah prodi untuk calon guru SD. Seringkali prodinya sama dengan 'Pendidikan Guru Sekolah Dasar' — dicatat terpisah sebagai alias yang banyak dicari di pencarian.

Rp 3,5–6 jt/bln

Perikanan dan Kelautan

2 jurusan

Pertanian

6 jurusan

Psikologi

1 jurusan

Seni dan Desain

11 jurusan

Animasi

Campuran

Animasi mempelajari pembuatan karya animasi 2D dan 3D — dari storyboard, modeling, rigging, animating, hingga rendering. Memadukan seni, cerita, dan teknologi.

Rp 4,5–8 jt/bln

Desain Grafis

Campuran

Desain Grafis mempelajari prinsip desain visual — tipografi, warna, komposisi, branding, ilustrasi digital — untuk kebutuhan cetak maupun digital.

Rp 4–7,5 jt/bln

Desain Interior

Campuran

Desain Interior mempelajari perancangan ruang dalam bangunan — mempertimbangkan estetika, fungsi, ergonomi, dan material. Melibatkan gambar teknik, 3D rendering, dan studio desain.

Rp 4,5–8 jt/bln

Desain Komunikasi Visual

Campuran

Desain Komunikasi Visual (DKV) mempelajari penyampaian pesan lewat visual — gabungan grafis, tipografi, ilustrasi, fotografi, motion, dan digital media.

Rp 4,5–9 jt/bln

Desain Produk

Campuran

Desain Produk mempelajari perancangan produk fisik yang fungsional dan estetis — dari perabotan, alat rumah tangga, elektronik, hingga kendaraan.

Rp 4,5–8,5 jt/bln

Film dan Televisi

Campuran

Film dan Televisi (Televisi dan Film) mempelajari produksi konten audio-visual — naskah, penyutradaraan, sinematografi, editing, tata suara, dan produksi televisi.

Rp 4–7,5 jt/bln

Fotografi

Campuran

Fotografi mempelajari prinsip seni dan teknik fotografi — komposisi, pencahayaan, genre (portrait, komersial, jurnalistik), hingga editing digital.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Seni Musik

Campuran

Seni Musik mempelajari praktik musik (instrumen, vokal), komposisi, teori musik, musikologi, dan industri musik. Kurikulum menuntut jam latihan tinggi.

Rp 3,5–7 jt/bln

Seni Rupa

Campuran

Seni Rupa mempelajari seni visual murni maupun terapan — lukis, patung, grafis seni, kriya, dan seni kontemporer. Mahasiswa didorong mengembangkan bahasa visual personal.

Rp 3,5–6,5 jt/bln

Seni Tari

Campuran

Seni Tari mempelajari tari tradisional dan kontemporer, koreografi, pengetahuan tubuh, serta manajemen pertunjukan.

Rp 3,5–6 jt/bln

Tata Busana

Soshum

Tata Busana (Fashion Design) mempelajari desain busana, pembuatan pola, menjahit, bisnis fashion, dan tekstil. Sering tersedia sebagai jalur S1 Pendidikan Tata Busana atau fashion design murni.

Rp 3,5–7 jt/bln

Sosial dan Politik

8 jurusan

Hubungan Internasional

Soshum

Hubungan Internasional (HI) mempelajari dinamika politik, ekonomi, dan keamanan antar negara. Mahasiswa mengkaji diplomasi, organisasi internasional, konflik, hingga isu global seperti perubahan iklim dan perdagangan internasional.

Rp 4–8 jt/bln

Ilmu Administrasi Negara

Soshum

Ilmu Administrasi Negara (Administrasi Publik) mempelajari organisasi, manajemen, dan kebijakan sektor publik — pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan NGO publik.

Rp 4–7,5 jt/bln

Ilmu Kepolisian

Soshum

Ilmu Kepolisian mempelajari fungsi kepolisian — penegakan hukum, pencegahan kejahatan, manajemen kepolisian, dan kriminologi terapan. Banyak ditawarkan di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian).

Rp 5–9 jt/bln

Ilmu Komunikasi

Soshum

Ilmu Komunikasi mempelajari proses penyampaian pesan dalam berbagai konteks — media massa, public relations, jurnalistik, broadcasting, advertising, hingga komunikasi digital.

Rp 4–8,5 jt/bln

Ilmu Pemerintahan

Soshum

Ilmu Pemerintahan berfokus pada praktik pemerintahan — birokrasi, administrasi daerah, desentralisasi, kebijakan publik, dan kepemimpinan pemerintahan.

Rp 4–7,5 jt/bln

Ilmu Politik

Soshum

Ilmu Politik mempelajari sistem politik, partai, pemerintahan, kebijakan publik, dan dinamika kekuasaan.

Rp 4,2–8 jt/bln

Kriminologi

Soshum

Kriminologi mempelajari kejahatan dari perspektif sosial, psikologis, hukum, dan keamanan. Cakupan: kejahatan konvensional, cybercrime, kejahatan ekonomi, dan kriminologi forensik.

Rp 4–7,5 jt/bln

Sosiologi

Soshum

Sosiologi mempelajari masyarakat dan hubungan sosial — struktur sosial, kelas, gender, pembangunan, perubahan sosial, dan fenomena kontemporer.

Rp 4–7,5 jt/bln

Teknik

16 jurusan

Arsitektur

Saintek

Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang bangunan serta ruang. Mahasiswa belajar desain, struktur, sejarah arsitektur, utilitas, hingga urbanisme. Perkuliahan padat studio — praktik menggambar dan merancang.

Rp 4–8 jt/bln

Teknik Biomedis

Saintek

Teknik Biomedis memadukan engineering dan kedokteran — merancang peralatan medis, implan, instrumentasi rumah sakit, biomaterial, serta sistem informasi kesehatan.

Rp 5,5–10 jt/bln

Teknik Elektro

Saintek

Teknik Elektro mempelajari perancangan dan penerapan sistem kelistrikan, elektronika, telekomunikasi, kendali, dan tenaga listrik. Jurusan ini fondasi banyak teknologi modern — dari smartphone hingga pembangkit listrik.

Rp 4,5–9 jt/bln

Teknik Fisika

Saintek

Teknik Fisika adalah engineering yang berakar di fisika — mempelajari instrumentasi, kendali, akustik, optoelektronika, energi, hingga fisika bangunan. Memadukan sains dan engineering.

Rp 5–10 jt/bln

Teknik Geodesi

Saintek

Teknik Geodesi mempelajari pengukuran bumi, pemetaan, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografis (SIG). Penting untuk infrastruktur, pertanahan, dan navigasi.

Rp 4,5–8,5 jt/bln

Teknik Geologi

Saintek

Teknik Geologi mempelajari bumi — batuan, mineral, struktur bumi, dan sumber daya alam. Ilmu ini menjadi dasar industri migas, mineral, mitigasi bencana, dan lingkungan.

Rp 6–13 jt/bln

Teknik Industri

Saintek

Teknik Industri memadukan teknik, manajemen, dan matematika untuk merancang sistem kerja yang efisien — mencakup manufaktur, supply chain, ergonomi, ekonomi teknik, dan sistem informasi.

Rp 5,5–11 jt/bln

Teknik Informatika / Ilmu Komputer

Saintek

Teknik Informatika (atau Ilmu Komputer) mempelajari teori dan praktik komputasi, mulai dari algoritma, pemrograman, struktur data, hingga kecerdasan buatan dan rekayasa perangkat lunak. Jurusan ini memadukan matematika, logika, dan problem solving.

Rp 5–12 jt/bln

Teknik Kimia

Saintek

Teknik Kimia mempelajari rekayasa proses untuk mengubah bahan baku menjadi produk bernilai — di industri kilang, petrokimia, pangan, farmasi, pulp & kertas, hingga energi terbarukan.

Rp 6–12 jt/bln

Teknik Lingkungan

Saintek

Teknik Lingkungan mempelajari rekayasa untuk menangani masalah lingkungan — pengolahan air bersih, limbah cair dan padat, pencemaran udara, dan dampak lingkungan.

Rp 5–9 jt/bln

Teknik Mesin

Saintek

Teknik Mesin mempelajari prinsip mekanika, termodinamika, material, manufaktur, dan energi untuk merancang serta memproduksi mesin — dari komponen kecil hingga pabrik.

Rp 4,5–8,5 jt/bln

Teknik Metalurgi

Saintek

Teknik Metalurgi (kadang bersama Teknik Material) mempelajari ekstraksi logam dari bijih, rekayasa logam, serta pengembangan material baru.

Rp 6–11 jt/bln

Teknik Nuklir

Saintek

Teknik Nuklir mempelajari fisika inti atom dan aplikasinya — pembangkit listrik tenaga nuklir, radioisotop medis, industri, dan keamanan radiasi.

Rp 6–12 jt/bln

Teknik Perminyakan

Saintek

Teknik Perminyakan mempelajari eksplorasi, eksploitasi, dan produksi minyak bumi & gas. Mahasiswa belajar reservoir, drilling, produksi, dan transportasi migas.

Rp 9–20 jt/bln

Teknik Pertambangan

Saintek

Teknik Pertambangan mempelajari eksplorasi, penambangan, dan pengolahan bahan tambang (batubara, mineral, nikel). Termasuk perencanaan tambang, keselamatan, dan reklamasi lahan pasca tambang.

Rp 7–14 jt/bln

Teknik Sipil

Saintek

Teknik Sipil mempelajari perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan infrastruktur — jalan, jembatan, gedung, bendungan, hingga sistem transportasi. Jurusan ini memadukan matematika, fisika, dan ilmu material.

Rp 4–8 jt/bln

Jurusan yang datanya belum lengkap

7 jurusan di bawah ini tidak masuk tabel peringkat karena data daya tampung SNBT 2026-nya belum lengkap. Halaman masing-masing tetap memuat isi kuliah, prospek kerja, dan PTN yang membukanya. Kami sengaja tidak mencocokkan nama prodi yang hanya mirip, karena Kedokteran dan Kedokteran Gigi, misalnya, adalah dua program studi dengan kursi dan persaingan yang berbeda.

Pertanyaan umum

Apa itu keketatan jurusan?

Keketatan jurusan adalah jumlah pendaftar tahun lalu dibagi daya tampung tahun ini, jadi keketatan 20 berarti sekitar 1 dari 20 pendaftar yang diterima. Di halaman ini, keketatan rata-rata sebuah jurusan dihitung dari total peminat SNBT 2025 dibagi total daya tampung SNBT 2026 di semua prodi jurusan itu yang punya kedua angka.

Jurusan apa yang paling ketat di SNBT?

Menurut data daya tampung SNBT 2026 dari SNPMB, jurusan paling ketat di daftar ini adalah Kriminologi dengan keketatan rata-rata 68,8, disusul Teknik Nuklir (27,1) dan Pendidikan Dokter Gigi (25,3). Keketatan rata-rata di sini adalah total peminat dibagi total daya tampung semua prodi jurusan itu yang punya kedua angka. Jurusan yang hanya dibuka sedikit PTN bisa berada di puncak karena satu prodi yang sangat ketat, jadi cek juga kolom PTN pembuka di tabel.

Di mana data daya tampung ini diambil?

Data daya tampung di halaman ini diambil dari daftar PTN SNBT resmi SNPMB di snpmb.id untuk tahun 2026, sama dengan data di alat Daya Tampung SNBT Pintarly. Jumlah peminat adalah jumlah pendaftar prodi yang sama pada SNBT 2025, karena peminat 2026 baru diketahui setelah pendaftaran ditutup.