Tools
Tools Gratis

Kalkulator Korelasi Pearson

Korelasi Pearson (product moment) mengukur seberapa kuat dan ke arah mana dua variabel bergerak bersama. Nilai r berkisar dari −1 sampai 1: makin dekat ke −1 atau 1, makin kuat hubungannya.

Tempel data X dan Y dari Excel untuk mendapat tabel penolong yang bisa disalin ke BAB IV, nilai r, kategori keeratan, koefisien determinasi, t hitung, dan perbandingan dengan r tabel sekaligus.

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2026

Tempel satu kolom per kotak (satu angka per baris), atau blok dua kolom X dan Y sekaligus dari Excel ke kotak mana saja dan kalkulator memisahkannya. Koma boleh dipakai sebagai tanda desimal.

Datamu tidak dikirim ke mana pun. Semua perhitungan berjalan di browser-mu sendiri, tanpa login dan tanpa disimpan di server kami.

Rumus korelasi product moment

r = (nΣXY − ΣXΣY) / √[(nΣX² − (ΣX)²)(nΣY² − (ΣY)²)]

Semua jumlah di rumus itu diambil dari baris Σ tabel penolong, karena itulah tabel penolong diminta di BAB IV: pembaca bisa memeriksa hitunganmu baris per baris.

Pedoman keeratan korelasi

Pembagian berikut adalah pedoman interpretasi koefisien korelasi dari Sugiyono (Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Ini satu versi di antara beberapa; pedoman lain, misalnya Guilford, memakai batas yang sedikit berbeda.

Pedoman keeratan korelasi menurut Sugiyono
Interval |r|Keeratan
0,000–0,199Sangat rendah
0,200–0,399Rendah
0,400–0,599Sedang
0,600–0,799Kuat
0,800–1,000Sangat kuat

Korelasi bukan sebab akibat

Kalimat seperti "X memengaruhi Y" tidak bisa disimpulkan dari nilai r. Tulis hubungannya apa adanya, misalnya "terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara X dan Y". Kalau ingin menaksir perubahan Y untuk setiap satuan X, lanjutkan ke regresi linear sederhana, yang juga tetap menggambarkan hubungan, bukan sebab.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana cara menghitung korelasi product moment secara manual?

Buat tabel penolong berisi X, Y, XY, X², dan Y² beserta jumlahnya, lalu masukkan ke rumus r = (nΣXY − ΣXΣY) / √((nΣX² − (ΣX)²)(nΣY² − (ΣY)²)). Kalkulator ini membuat tabel penolong itu dan menghitung r dari data yang kamu tempel.

Apa itu koefisien determinasi?

Koefisien determinasi adalah r² yang dinyatakan dalam persen. Nilai itu menunjukkan berapa persen variasi Y yang berkaitan dengan variasi X dalam data yang dianalisis.

Bagaimana menguji signifikansi korelasi?

Bandingkan r hitung dengan r tabel untuk df = n − 2, atau hitung t = r√(n − 2) / √(1 − r²) lalu bandingkan dengan t tabel. Korelasi signifikan kalau nilai mutlak r hitung lebih besar dari r tabel.

Apakah korelasi yang kuat berarti X menyebabkan Y?

Tidak. Korelasi hanya menunjukkan dua variabel bergerak bersama. Hubungan itu bisa muncul karena variabel ketiga, karena arah sebaliknya, atau kebetulan, sehingga kesimpulan sebab akibat butuh desain penelitian yang berbeda.

Kategori keeratan korelasi mana yang benar?

Tidak ada satu pembagian yang berlaku umum. Kalkulator ini memakai pedoman interpretasi koefisien korelasi dari Sugiyono, salah satu yang paling sering dirujuk di skripsi Indonesia; ada pembagian lain seperti versi Guilford. Pakai pembagian yang dirujuk pembimbingmu dan sebut sumbernya.

Gratis untuk pelajar

Lagi menggarap skripsi?

Pintarly Kuliah merangkum materi kuliah jadi catatan, kuis, dan flashcard, dan ada Aily untuk menanyakan konsep statistik yang belum jelas. Daftar gratis.

Coba Pintarly Kuliah