Tools
Tools Gratis

Kalkulator Uji t Berpasangan dan Uji t Bebas

Uji t adalah uji statistik untuk memeriksa apakah dua rata-rata berbeda secara signifikan. Uji t berpasangan membandingkan data sebelum dan sesudah pada orang yang sama, sedangkan uji t dua sampel bebas membandingkan dua kelompok yang berbeda.

Pilih jenis datamu, tempel dua kolom angka, lalu kalkulator ini menghitung t hitung, derajat bebas, t tabel, dan kesimpulannya dalam kalimat. Semua perhitungan berjalan di browser, tanpa login dan tanpa data yang dikirim ke mana pun.

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2026

Datamu yang mana?

Pisahkan angka dengan baris baru, tab, atau titik koma. Koma dibaca sebagai desimal (3,5). Baris yang sama di kedua kolom adalah orang yang sama.

Uji t mensyaratkan data berdistribusi normal. Uji normalitas datamu dulu, per kolom, dengan kalkulator uji normalitas Liliefors (untuk uji berpasangan, yang diuji adalah kolom selisihnya).

Isi kedua kolom untuk melihat t hitung, df, t tabel, dan kesimpulannya.

Memilih jenis uji t yang benar

Salah memilih antara uji t berpasangan dan uji t bebas adalah kesalahan paling umum, dan penyebabnya biasanya istilah statistiknya, bukan rumusnya. Pertanyaan yang menentukan cukup satu: apakah setiap angka di kolom pertama punya pasangan yang jelas di kolom kedua, yaitu orang atau objek yang sama?

  • Ya, orangnya sama: pakai uji t berpasangan. Contohnya pretest dan posttest, berat badan sebelum dan sesudah program, atau nilai dua metode yang dicobakan pada siswa yang sama.
  • Tidak, kelompoknya berbeda: pakai uji t dua sampel bebas. Contohnya kelas eksperimen dan kelas kontrol, atau mahasiswa laki-laki dan perempuan.

Rumus yang dipakai kalkulator

Uji t berpasangan

d = sesudah - sebelum; t = rata-rata d / (s_d / √n); df = n - 1

Uji t dua sampel bebas, varians sama (pooled)

s_p² = ((n1 - 1)s1² + (n2 - 1)s2²) / (n1 + n2 - 2); t = (x̄1 - x̄2) / √(s_p²(1/n1 + 1/n2)); df = n1 + n2 - 2

Uji t dua sampel bebas, varians beda (Welch)

t = (x̄1 - x̄2) / √(s1²/n1 + s2²/n2); df = (s1²/n1 + s2²/n2)² / ((s1²/n1)²/(n1 - 1) + (s2²/n2)²/(n2 - 1))

Semua uji dihitung dua sisi. t tabel adalah nilai kritis distribusi t untuk taraf signifikansi yang dipilih, sama dengan fungsi T.INV.2T di Excel, dan dihitung langsung dari distribusi t sehingga derajat bebas desimal dari rumus Welch tetap punya t tabel yang tepat.

Syarat normalitas sebelum uji t

Uji t mengandaikan data berdistribusi normal. Kalau syarat ini tidak terpenuhi, terutama pada sampel kecil, nilai p dari uji t tidak bisa dipercaya. Karena itu uji normalitas dikerjakan lebih dulu: pada uji berpasangan, yang diuji adalah kolom selisih d; pada uji bebas, setiap kelompok diuji terpisah.

Kamu bisa mengerjakannya dengan kalkulator uji normalitas Liliefors, yang menghasilkan tabel kerja lengkap untuk lampiran.

Kalau data tidak normal, uji t bukan pilihan yang tepat. Pembandingnya yang umum dipakai adalah uji Wilcoxon untuk data berpasangan dan uji Mann-Whitney untuk dua kelompok bebas.

Pertanyaan yang sering ditanya

Kapan memakai uji t berpasangan dan kapan uji t bebas?
Uji t berpasangan dipakai ketika kedua kolom diukur pada orang atau objek yang sama, misalnya nilai pretest dan posttest siswa yang sama. Uji t dua sampel bebas dipakai ketika kedua kolom berasal dari dua kelompok berbeda, misalnya kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Apa syarat uji t?
Uji t mensyaratkan data berdistribusi normal. Pada uji t berpasangan yang harus normal adalah selisih tiap pasangan, sedangkan pada uji t bebas setiap kelompok diuji normalitasnya secara terpisah. Uji normalitas Liliefors bisa dipakai untuk memeriksanya.
Bagaimana cara membaca hasil uji t?
Bandingkan nilai mutlak t hitung dengan t tabel dua sisi pada derajat bebas dan taraf signifikansi yang dipilih. Jika |t hitung| lebih besar dari t tabel, H0 ditolak dan rata-ratanya berbeda secara signifikan. Jika tidak, H0 diterima.
Apa bedanya rumus varians sama dan rumus Welch?
Rumus varians sama menggabungkan varians kedua kelompok (pooled) dan memakai derajat bebas n1 + n2 - 2. Rumus Welch tidak menggabungkan varians dan memakai derajat bebas Welch-Satterthwaite yang biasanya berupa bilangan desimal. Rumus Welch dipakai ketika varians kedua kelompok berbeda.
Bagaimana kalkulator memilih rumus varians sama atau Welch?
Secara bawaan kalkulator menguji kesamaan varians dengan uji F dua sisi pada taraf 0,05. Jika uji F tidak signifikan dipakai rumus varians sama, dan jika signifikan dipakai rumus Welch. Pilihan ini bisa diganti manual, dan hasilnya selalu menyebut rumus mana yang dipakai.
Apakah hasilnya sama dengan Excel atau SPSS?
Ya. t hitung dan derajat bebas uji berpasangan sama dengan Paired Samples Test di SPSS, dan uji t bebas sama dengan baris Equal variances assumed atau not assumed di Independent Samples Test. Di Excel, fungsi T.TEST dengan tipe 1, 2, atau 3 menghasilkan nilai p yang sama.
Gratis untuk pelajar

Lagi ngerjain skripsi?

Pintarly Kuliah bantu kamu belajar statistika dari materi kuliahmu sendiri: ubah slide atau PDF jadi catatan, kuis, dan flashcard. Gratis untuk mulai.

Coba Pintarly Gratis