Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu merasa rutin menabung tiap bulan, tapi saldo akhirnya meleset karena diam-diam dimakan potongan admin bank? Coba perhatikan celengan ini.
Bulan pertama, saldo Fahri seratus juta. Bulan kedua, kena admin nol koma nol lima persen, yaitu lima puluh ribu. Agar saldo bersih bertambah satu juta, setoran harus satu juta lima puluh ribu!
Di bulan ketiga, saldonya jadi seratus satu juta. Adminnya naik jadi lima puluh ribu lima ratus. Jadi setorannya satu juta lima puluh ribu lima ratus. Lihat tabel ini, ada kenaikan setoran lima ratus rupiah tiap bulan!
Jangan kira setoran Fahri tetap satu juta per bulan. Karena saldo membesar, admin membesar, setoran harus makin besar. Perhatikan grafik ini, garis biru adalah setoran yang terus naik.
Untuk soal pertama, bulan kelima berarti suku keempat dari penambahan. Awalnya satu juta lima puluh ribu, bedanya lima ratus. Setoran bulan kelima adalah satu juta lima puluh satu ribu lima ratus.
Kapan setoran kurang dari satu juta lima puluh sembilan ribu empat ratus? Selisihnya sembilan ribu empat ratus. Dibagi lima ratus, dapat delapan belas koma delapan. Tambah bulan kedua, berarti bulan kedua puluh.
Total setoran dari bulan kedua sampai kesepuluh, berarti sembilan bulan. Pakai rumus jumlah deret aritmatika, didapat total sembilan juta empat ratus enam puluh delapan ribu rupiah.
Di bulan kedua puluh, admin jadi nol koma nol satu persen. Saldo bulan kesembilan belas adalah seratus delapan belas juta. Adminnya sebelas ribu delapan ratus. Jadi, setorannya satu juta sebelas ribu delapan ratus.
Dengan deret aritmatika, kita bisa memprediksi secara pasti berapa uang ekstra yang harus disetor untuk mengalahkan biaya siluman bank.