Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Bagaimana cara memprogram drone agar hanya berpatroli tepat di area kotak empat kali empat kilometer di sekitar markasmu, tanpa menulis kode batas yang rumit? Hari ini kita akan melihat bagaimana ketidaksamaan nilai mutlak adalah bahasa rahasia untuk menentukan jarak dan area pada sistem koordinat kartesius.
Bayangkan sebuah jalan lurus. Markas berada di titik tiga kilometer. Drone boleh terbang maksimal dua kilometer dari markas. Artinya, drone bisa ke titik satu kilometer hingga lima kilometer.
Jarak tadi ditulis sebagai nilai mutlak x kurangi tiga, lebih kecil atau sama dengan dua. Nilai mutlak selalu berarti jarak dari sebuah titik pusat. Bentuk umumnya adalah nilai mutlak x kurangi a, lebih kecil atau sama dengan r.
Hati-hati jebakan miskonsepsi! Mengira nilai mutlak x kurangi tiga lebih kecil atau sama dengan minus dua punya solusi. Ingat, jarak tidak mungkin negatif. Jika radiusnya negatif, drone otomatis gagal terbang.
Tapi dunia nyata tidak cuma satu garis lurus. Kita buka peta dua dimensi, yaitu Sistem Koordinat Kartesius. Ada sumbu X untuk Barat ke Timur dan sumbu Y untuk Utara ke Selatan.
Jika kita atur nilai mutlak x lebih kecil atau sama dengan dua pada grafik kartesius, ini bukan lagi segaris, melainkan sebuah lorong vertikal tanpa batas atas bawah, selebar empat kilometer.
Sekarang kita tambah batas Utara ke Selatan, yaitu nilai mutlak y lebih kecil atau sama dengan dua. Ini membentuk sebuah lorong horizontal.
Gabungkan keduanya! Area yang tertimpa lorong x dan lorong y secara bersamaan membentuk sebuah bujur sangkar sempurna berukuran empat kali empat di tengah peta.
Singkatnya, nilai mutlak adalah tentang jarak. Di garis bilangan ia membentuk segmen, di koordinat kartesius ia membentuk area pita atau kotak. Dengan dua baris matematika sederhana, drone-mu kini punya zona aman!