Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kelewatan kuota promo bimbel dan terpaksa pakai harga normal, tapi untungnya tertolong diskon nilai rapor? Coba perhatiin empat siswa ini.
Misi kita mencari tahu siapa dari empat siswa ini yang uangnya cukup. Ini daftar nilai rapor dan isi dompet mereka.
Sebelum pakai rumus, kita cari harga asli bimbelnya. Siswa ke-empat puluh bayar satu juta lima ratus tiga puluh ribu, itu sama dengan delapan puluh lima persen dari harga asli.
Kuitansi tadi bisa diubah jadi persamaan matematika. Nol koma delapan lima x sama dengan satu juta lima ratus tiga puluh ribu. Berarti x atau harga awalnya adalah satu juta delapan ratus ribu rupiah.
Hati-hati jebakan! Harga dasar untuk diskon rapor siswa ke-empat puluh satu dan seterusnya adalah harga normal satu juta delapan ratus ribu, BUKAN harga diskon pertama.
Sekarang kita bagi siswa jadi dua kubu berdasarkan nilai rapor. Kubu biru untuk nilai sembilan puluh ke atas, kubu kuning untuk nilai delapan puluh sampai delapan puluh sembilan.
Untuk Faza dan Indra di kubu sembilan puluh ke atas, biayanya adalah tujuh puluh lima persen dari satu juta delapan ratus ribu, yaitu satu juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah.
Biaya mereka satu juta tiga ratus lima puluh ribu. Uang Faza dan Indra lebih dari cukup, jadi keduanya bisa ikut bimbel!
Sekarang giliran Gilang dan Hana. Biaya untuk nilai delapan puluhan adalah delapan puluh lima persen dari satu juta delapan ratus ribu, hasilnya satu juta lima ratus tiga puluh ribu.
Biaya mereka satu juta lima ratus tiga puluh ribu. Uang dompet Gilang dan Hana juga lebih besar dari biayanya, mantap, mereka juga bisa ikut!
Ternyata, keempat siswa uangnya cukup! Jawaban yang benar adalah E, semua siswa. Walau telat promo kuota, nilai rapor yang bagus tetap bisa menyelamatkan dompetmu!