Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari materi pengukuran dan angka penting. Kita akan membahas cara membaca jangka sorong, mikrometer sekrup, serta penggunaan neraca lengan dan aturan angka penting.
Pertama, jangka sorong. Alat ini memiliki skala utama dalam sentimeter dan skala nonius. Hasil pengukurannya diperoleh dari skala utama ditambah skala nonius dikali nol koma nol satu sentimeter, seperti contoh dua koma empat tujuh sentimeter ini.
Kedua, mikrometer sekrup. Skala utamanya dalam milimeter dan skala nonius memiliki ketelitian nol koma nol satu milimeter. Contohnya, empat koma lima milimeter ditambah tiga puluh delapan kali nol koma nol satu menghasilkan empat koma delapan delapan milimeter.
Ketiga, neraca tiga lengan. Pengukuran dilakukan dengan menjumlahkan lengan belakang ratusan gram, lengan tengah puluhan gram, dan lengan depan satuan gram. Contohnya menghasilkan total massa dua ratus empat puluh lima koma tujuh gram.
Masuk ke aturan angka penting. Semua angka bukan nol, nol di antara angka bukan nol, dan nol di kanan desimal adalah angka penting. Namun, nol di kiri angka bukan nol bukan angka penting, seperti pada contoh nol koma nol nol dua lima ini.
Untuk operasi hitung, penjumlahan mengikuti angka taksiran paling sedikit, sedangkan perkalian mengikuti jumlah angka penting paling sedikit. Contohnya, dua koma satu dikali satu koma lima nol menghasilkan tiga koma dua agar tetap memiliki dua angka penting.
Ringkasannya: pilih alat ukur sesuai ketelitian milimeter atau sentimeter, baca skala utama dan nonius dengan teliti, lalu laporkan hasil akhirnya sesuai dengan kaidah aturan angka penting.
Demikian penjelasan mengenai pengukuran. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!