Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah kebayang nggak, kalau kita mau bikin delapan hiasan lampu estetik sendiri, gimana cara ngitung budget stikernya biar pas, nggak kurang di tengah jalan?
Nah, lampu ini kan bentuknya tabung berongga, tanpa alas dan tutup. Bayangkan label kertas pada kaleng susu yang dilepas dan dibentangkan. Kita cuma perlu cari luas selimut tabungnya saja.
Diketahui diameternya empat belas senti dan tingginya dua puluh lima senti. Kita kalikan dua dua per tujuh dengan empat belas dan dua puluh lima. Hasilnya seribu seratus sentimeter persegi untuk satu lampu. Rumusnya luas sama dengan pi kali d kali t.
Karena Bu Sita mau bikin delapan lampu, kalikan seribu seratus dengan delapan. Kita dapat total area delapan ribu delapan ratus sentimeter persegi.
Satu lembar stiker bisa nutupin tiga ratus sentimeter persegi. Berarti, delapan ribu delapan ratus dibagi tiga ratus, hasilnya dua puluh sembilan koma tiga tiga lembar.
Awas jebakan pembulatan! Kita kan tidak bisa beli nol koma tiga tiga lembar stiker di toko. Karena itu, angkanya wajib dibulatkan ke atas menjadi tiga puluh lembar agar tidak ada lampu yang botak.
Terakhir, kalikan tiga puluh lembar stiker dengan harganya, sembilan ribu rupiah. Biaya minimalnya adalah dua ratus tujuh puluh ribu rupiah. Ini sesuai dengan pilihan D.
Jadi, kunci budget proyek di ai way yang akurat ada di hitungan luas selimut, dan ingat, selalu bulatkan ke atas untuk bahan baku utuh!