Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah panik lihat bensin sisa sepuluh liter, cukup nggak ya buat jalan seratus kilometer lagi? Atau kaget lihat tagihan karcis parkir mall? Semuanya bisa kita hitung pakai satu trik: fungsi linear!
Coba perhatiin soal pertama. Bensin yang ada sepuluh liter, ini nilai y. Aturannya y sama dengan nol koma nol delapan x ditambah dua. Kita mau cari jarak tempuh, yaitu x.
Mari kita substitusi angkanya! Masukkan sepuluh ke persamaan. Pindah ruas, kita dapat delapan sama dengan nol koma nol delapan x. Bagi, hasilnya x sama dengan seratus kilometer. Jawabannya C!
Sekarang pindah ke soal parkir. Ambil karcisnya, tertulis aturan P t sama dengan tiga ribu ditambah dua ribu t. Mari kita bedah pernyataan-pernyataannya.
Lihat pangkat tertinggi t adalah satu. Bentuknya pasti garis lurus, bukan kurva melengkung. Jadi, pernyataan satu benar, dan pernyataan lima salah.
Angka tiga ribu ini konstanta, artinya baru masuk aja udah bayar tiga ribu sebagai biaya awal. Dua ribu ini koefisien, artinya tiap satu jam nambah dua ribu. Pernyataan dua salah, pernyataan tiga benar.
Hati-hati jebakan! Banyak yang ngira parkir tiga jam itu tiga dikali dua ribu sama dengan enam ribu. Salah! Lupa tambah biaya awal. Harusnya tiga ribu ditambah enam ribu, totalnya sembilan ribu. Pernyataan empat salah.
Jadi, baik ngitung sisa bensin atau tarif parkir, kuncinya cuma pisahkan mana modal awal atau konstanta, dan kelipatan atau koefisien, lalu substitusi angkanya!